Top Tags
  • adminadmin
  • November 14, 2023
  • 0 Comments

Mengacu hasil Evaluasi Produksi Akhir Giling GKP Tahun 2023 Per Perusahaan Gula yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan pada 10 November yang lalu, jumlah gula krisal putih (GKP) yang diproduksi seluruh pabrik gula Indonesia pada musim giling tahun 2023 mencapai 2.271.009 Ton dengan rendemen rerata 7,32%. Dari total produksi nasional GKP tersebut PT Sinegi Gula Nusantara (SGN) anak Perusahaan Holding Perkebunan PTPN III (Persero) memberi kontribusi sekira 33%, dengan menyisakan PG Camming yang hingga berita ini ditulis masih melaksanakan giling.

Dari sepuluh besar pabrik gula (PG) dengan rendemen tertinggi nasional, PT SGN berhasil memasukkan empat PG, yaitu PG Takalar, PG Pradjekan, PG Wonolangan, dan PG Gempolkrep. Bahkan PG Takalar berhasil mencapai rendemen tertinggi nasional dengan capaian 8,46%. Selain karena faktor iklim, hal ini tidak terlepas dari strategi yang dijalankan PT SGN pada musim giling tahun 2023 ini yaitu pelaksanaan sistem bagi hasil yang mampu mengedukasi petani untuk memperbaiki kualitas tebunya, baik saat budidaya maupun panen.

“Alhamdulillah terjadinya El Nino di tahun ini berhasil mendongkrak potensi pol tebu hingga maksimal. Dikombinasikan dengan strategi yang kami terapkan, berupa pelaksanaan mekanisme sistem bagi hasil, perbaikan kualitas mutu tebangan, sistem regionalisasi, dan tentu saja peningkatan efisiensi pabrik menjadikan kinerja tahun 2023 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan efisiensi pabrik sebesar 102% berpengaruh besar terhadap peningkatan rendemen yang meningkat 112% jika dibandingkan capaian tahun 2022”, demikian dipaparkan Aris Toharisman Direktur Utama PT SGN dalam keterangan rilisnya.

Kedepan PT SGN berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan petani, membantu pendanaan melalui sinergi BUMN dengan Himbara, dan memperluas pelaksanaan program Makmur bersama PT Petrokimia dalam pemenuhan pupuk bagi petani. Dengan program-program yang digulirkan PT SGN, diharapkan bukan saja mampu meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas kebun, tapi juga mengakselerasi pencapaian swasembada gula nasional.

  • adminadmin
  • March 4, 2024
  • 0 Comments

Anak perusahaan PTPN III (Persero) Holding Perkebunan Nusantara, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Pabrik Gula Pradjekan, meraih penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan Paritrana Awards Juara Satu tingkat Provinsi untuk kategori Perusahaan Besar Sektor Pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan yang diberikan secara langsung oleh Pj Gubernur Jawa Timur Rabu (28/02) di Surabaya.

“Ini merupakan bentuk komitmen dari perusahaan, PT SGN dan juga PG Prajekan terutama dalam melindungi tenaga kerja mulai karyawan, rekanan hingga mitra petani. Untuk petani tebu sudah berjalan sejak dua tahun lalu, dan semoga banyak lagi mitra petani kita yang memanfaatkan BPJS Ketenagakerjaan”, ungkap Mohammad Sholeh Kusuma General Manager PG Pradjekan Bondowoso.

Menurut Sholeh, sebelumnya jaminan sosial ketenagakerjaan wajib untuk karyawan, rekanan dan tenaga tebang yang dikelola oleh pabrik gula. Selama 4 (empat) tahun terakhir PG Pradjekan melakukan sosialisasi kepada petani tebu mitra untuk mengikutsertakan tenaga tenaga tebang, sopir truk tebu, tenaga kebun, hingga pekerja rumah tangga (PRT). Hingga saat ini kurang lebih dua puluh lima prosen petani tebu mitra PG Pradjekan telah mengikutsertakan pekerjanya pada perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Forum Temu Kemitraan wilayah, kami bersinergi dengan BPJS, Perbankan dan pegadaian.  Selain ada kegiatan pelatihan dan kunjungan (LAKU) untuk petani yang hadir, ada juga sosialisasi program yang bermanfaat untuk petani tebu mitra, salah satunya manfaat kepesertaan jaminan sosial untuk para pekerja petani tebu”, jelasnya kemudian.

Ada dua mekanisme pembayaran iuran keikutsertaan jaminan sosial ketenagakerjaan untuk petani yakni langsung ke BPJS Ketenagakerjaan atau melalui pemotongan DO petani.

“Pembayaran iuran peserta dan petani bisa melalui mekanisme pembayaran  langsung ke BPJS dan bisa juga melalui pemotongan DO, tentu saja ini melalui kesepakatan dengan petani mitra”, lanjut Sholeh.

PG Pradjekan menjadi rujukan untuk pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Pabrik Gula SGN, diharapkan seluruh pekerja yang ada di ekosistem industri gula terlindungi.

“Perlindungan karyawan, pekerja hingga petani tebu pada jaminan sosial ketenagakerjaan di PG Pradjekan menjadi rujukan untuk PG di wilayah SGN agar bisa dilakukan hal yang sama. Karena manfaatnya besar dan juga adanya jaminan perlindungan bagi pekerja”, ujar  Imam Cipto Prayitno Senior Executive Vice President Operasional II SGN yang turut hadir dalam kegiatan awarding tersebut.

Apresiasi juga diberikan oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial  (BPJS) Cabang Kabupaten Bondowoso, atas wujud komitmen dan perhatian manajemen SGN terhadap jaminan perlindungan ketenagakerjaan khususnya PG Pradjekan.

“Kami turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada manajemen SGN yang telah memberikan perhatian penuh pada pekerja, mewajibkan semua diberikan perlindungan kepada semua petani, maupun pekerja lingkup keluarga di SGN, hingga PRT dan sopir. Mudah-mudahan penghargaan ini bisa ditularkan kepada yang lain supaya ikut menjalankan program ini. SGN PG Pradjekan masih memiliki peluang untuk mendapat penghargaan di tingkat Nasional ”, ujar Bayu Wibowo Kepala Cabang BPJS Bondowoso.

Sementara itu Adhy Karyono Pj. Gubernur Jawa Timur menyampaikan bahwa coverage perlindungan jaminan sosial di Jawa Timur masih tergolong rendah. Oleh karenanya berbagai upaya program pemerintah dalam mendukung meningkatkan Universal Coverage. Salah satunya dengan program penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan atau Paritrana Award.

Paritrana Award merupakan penghargaan tertinggi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI.

  • adminadmin
  • March 4, 2024
  • 0 Comments

Dalam menjalankan setiap proses bisnisnya, Regional 4 PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I senantiasa menjaga keberlangsungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah kerjanya. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan untuk Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) Surabaya, Jumat (1/3). Bantuan senilai Rp 15 Juta diberikan secara langsung oleh Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum Regional 4, Yunianta.

“Ini merupakan bentuk kepedulian Regional 4 PTPN I kepada masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah kerja. Harapannya, keberadaan Regional 4 dapat memberikan manfaat bagi sekitarnya salah satunya bagi YPAC Surabaya secara berkelanjutan,” ungkap Yunianta.

Bantuan kali ini merupakan ketiga kalinya yang telah disalurkan ke YPAC Surabaya. YPAC Surabaya sendiri memiliki 68 orang anak didik mulai dari jenjang Pendidikan TK sampai SMA. Nantinya, bantuan ini akan digunakan untuk pemenuhan sarana pembelajaran dan pembinaan bagi anak didik, berupa komputer dan printer.

PTPN I Regional 4 akan terus memberikan bantuan melalui penyaluran dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk lingkungan dan masyarakat sekitar baik di kantor regional maupun unit usahanya. Rencananya, Regional 4 juga akan memberikan bantuan Renovasi Masjid dan Bedah Rumah di sekitar wilayah kebun tembakau, Jember pada awal Maret 2024 ini.

  • adminadmin
  • March 4, 2024
  • 0 Comments

Regional 5 PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV (Eks PTPN XIII) melakukan penandatanganan nota kesepakatan atau MoU dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah Rabu (21/02). Penandatanganan ini merupakan komitmen bersama untuk menjalin sinergi terkait penanganan masalah hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Bertempat di Ballroom Hotel Aquarius Palangkaraya, MoU ini ditandatangani oleh Region Head Regional 5 PTPN IV Khayamuddin Panjaitan dan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah Dr. Undang Mugopal, SH., M.Hum. Turut hadir dalam penandatanganan MoU ini jajaran manajemen Regional 5 PTPN IV Kepala Bagian Sekretariat & Hukum Diar Nugraha Gumelar, Group Manager Kalimantan Selatan-Tengah Syaripudin, dan dari pihak Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah turut disaksikan langsung oleh Asdatun Edi Irsan Kurniawan, S.H., M. Hum, dan para Jaksa Pengacara Negara.

Pada kesempatan ini, Khayamuddin Panjaitan Region Head Regional 5 PTPN IV menyampaikan, bahwa operasional aktivitas perkebunan Regional 5 PTPN IV berada di empat provinsi yang ada di Kalimantan, salah satunya provinsi Kalimantan Tengah.

“Pendampingan dari Kejati Kalteng perlu dilakukan agar aksi-aksi korporasi terutama terkait pengembangan usaha agar tidak melenceng dari koridor aturan yang berlaku. Pada umumnya kolaborasi ini akan mengawal proses bisnis PTPN IV khususnya Regional 5 meliputi pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, Tindakan hukum lainnya, serta kerja sama mitigasi risiko hukum”, ungkap Khayamuddin

Selanjutnya Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah Dr. Undang Mugopal, SH., M.Hum, menjelaskan bahwa, Kerjasama ini menjadi langkah penting dalam memastikan keberlanjutan industri perkebunan sambil mematuhi prinsip-prinsip hukum yang berlaku. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk mendukung upaya penegakan hukum yang adil dan efektif.

Ia menjelaskan jaksa pengacara negara juga memiliki peran untuk menjaga aset negara, seperti aset milik Regional 5 PTPN IV, serta dapat memberikan bantuan pendampingan hukum atas proses bisnis yang telah dilakukan.

Kerjasama ini diharapkan akan membawa manfaat yang positif bagi kedua belah pihak dan juga masyarakat luas, sehingga menciptakan lingkungan bisnis berkelanjutan yang sesuai dengan hukum yang berlaku.

  • adminadmin
  • February 28, 2024
  • 0 Comments

Pengembangan kakao di daerah Berau, Kalimantan Timur telah menorehkan kisah sukses untuk pemberdayaan masyarakat sekitar tambang dan hal tersebut dirasa perlu dilanjutkan untuk kejayaan kakao Indonesia.

Pada tanggal (16/02), Puslitkoka – PT RPN bersama dengan PT Berau Coal menandatangani MoU untuk tindak lanjut Pengembangan Kakao di Berau Kalimantan Timur.

Program-program akan dikembangkan bersama antara PT Berau Coal dan Puslitkoka PT RPN yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani kakao, mengembangkan inovasi teknologi dan mendukung keberlanjutan industri kakao di Indonesia dengan produksi yang tinggi.

Penandatanganan MoU dihadiri oleh Direktur PT Berau Coal, Arief Wiedhartono dan Direktur PT RPN, Dr. Iman Yani Harahap. Pertemuan ini dihadiri oleh beberapa staf dari Puslitkoka, PT RPN dan PT Berau Coal.

“Kerjasama antar PT Berau Coal dan Puslitkoka telah dimulai sejak awal 2013 dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membudidayakan kakao”, ujar Arief Wiedhartono selaku Direktur PT Berau Coal.

Harapan kedua belah pihak dalam kegiatan ini adalah meningkatkan potensi pengembangan kakao yang terintegrasi dengan perusahaan tambang, khususnya di daerah Berau.

  • adminadmin
  • February 28, 2024
  • 0 Comments

PT Kawasan Industri Nusantara selaku manajemen dari KEK Sei Mangkei melakukan pertemuan dengan KBRI Singapura sebagai upaya membentuk sinergisitas promosi di KEK Sei Mangkei. Pertemuan yang dihadiri langsung oleh Direktur PT KINRA VT Moses Situmorang, beserta Duta Besar RI untuk Singapura Suryo Pratomo, membahas terkait perkembangan terkini KEK Sei Mangkei beserta tantangan-tantangan yang harus segera dituntaskan untuk melakukan akselerasi peningkatan investadi di KEK Sei Mangkei. Selain itu, pertemuan juga menjadi simbol atensi KBRI Singapura untuk menjadikan KEK Sei Mangkei sebagai destinasi investasi prioritas di Indonesia.

Pada pertemuan tersebut, beberapa potensi investasi di sektor hilirisasi Kelapa Sawit, khususnya Bio-Avtur dan Bio-Diesel juga dieksplorasi lebih mendalam, dimana kedua sektor terkait sedang bertumbuh, memiliki potensi besar untuk dilaksanakan di KEK Sei Mangkei. Hal ini disebabkan oleh biaya yang kompetitif dalam operasional industri dan insentif perpajakan yang hadir mendukung industri terkait untuk berinvestasi di KEK Sei Mangkei.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata ulos sebagai bentuk persahabatan antar instansi kepada Bapak Duta Besar, serta foto bersama beserta jajaran petinggi antar entitas

  • adminadmin
  • February 28, 2024
  • 0 Comments

Dalam upaya untuk terus meningkatkan kompetensi dan daya saing, Regional 4 PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I menyelenggarakan pelatihan Geographic Information System (GIS) bagi para karyawan pada Selasa (20/02) hingga Kamis (22/02) berlokasi di Wisma Limas Tretes, Pasuruan. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan karyawan dalam pemanfaatan teknologi informasi geospasial untuk pengelolaan perkebunan.

Semakin berkembangnya teknologi, Regional 4 PTPN I merasa penting untuk memastikan bahwa karyawan memiliki pemahaman mendalam tentang GIS, sebuah alat yang memiliki dampak positif dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan sumber daya. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional perusahaan dan mendukung pengembangan berkelanjutan.

Pelatihan GIS mencakup berbagai topik, mulai dari dasar-dasar GIS hingga aplikasi praktis dalam pengelolaan perkebunan. Peserta pelatihan juga mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang cara menggunakan teknologi GIS untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi data spasial guna mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.

“Kami percaya bahwa investasi dalam pengembangan keterampilan karyawan adalah kunci keberhasilan jangka panjang perusahaan. Melalui pelatihan GIS ini, kami ingin memberikan alat yang diperlukan kepada karyawan kami agar dapat mengoptimalkan pengelolaan sumber daya perkebunan, meningkatkan produktivitas, dan mencapai standar keberlanjutan yang lebih tinggi”, Terang Febri Ari Marpaung Kepala Bagian Tanaman, Teknik dan Pengolahan Regional 4 PTPN I

Regional 4 PTPN I berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi karyawan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk mencapai tujuan perusahaan. Dengan adanya pelatihan GIS ini, diharapkan karyawan dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperolehnya dalam pekerjaan sehari-hari dan berkontribusi positif terhadap pencapaian tujuan perusahaan.

  • adminadmin
  • February 27, 2024
  • 0 Comments

Bertepatan pada hari Jumat (16/02) Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) – PT Riset Perkebunan Nusantara memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 113 di Aula Soenarjo Kantor Puslikoka Jember. Hadir dalam perayaan HUT Puslitkoka tersebut Dr. Ir. Iman Yani Harahap Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara,  Dr. Ir. Misnawi SEVP Operation II, Dini Astika Sari, M. Biotech. Kepala Puslitkoka, para Direktur Puslitkoka Periode Tahun 2000-2005 Dr. Zaenuddin, 2015-2018 Dr. Misnawi, 2018-2022 Dr. Agung Wahyu Susilo, Para Purnakarya, Pengurus IKBI dan seluruh karyawan Puslitkoka.

Perayaan HUT Puslitkoka kali ini mengangkat tema: “Tangguh, Adaptif, dan Harmonis, untuk Institusi yang Mandiri dan Berkelanjutan”. Tema ini dipilih sebagai bentuk semangat dan harapan Puslitkoka untuk senantiasa tangguh berinovasi menjawab tantangan didunia perkebunan, menjadi lembaga riset unggulan yang mandiri dan berkelanjutan.

Dalam rangkaian ceremony HUT Puslitkoka yang ke 113 tersebut acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, dilanjutkan sambutan dan ucapan selamat dari Jajaran Managemen Kantor Direksi PT RPN, Kepala Puslitkoka. Sebagai bentuk komitmen Puslitkoka dalam membangun bisnis yang berkelanjutan, Puslitkoka dibawah PT Riset Perkebunan Nusantara menjalin kerja sama dengan PT Mitratani Dua Tujuh dalam rangka Sinergi BUMN Holding Perkebunan Nusantara melalui Pemanfaatan Aset dan Pengembangan Usaha. Dalam Acara tersebut dilakukan penandatanganan MoU kerja sama antara PT Riset Perkebunan Nusantara oleh Dr. Iman Yani Harahap selaku Direktur dan PT Mitratani Dua Tujuh oleh Tumbas Ginting, S.P selaku Direktur.

Acara kemudian dilanjutkan penyampaian Tausiyah dan Istighosah Do’a bersama oleh Ustadz KH. Muhammad Nurus Sholih. Tasyakuran Hari Ulang Tahun Puslitkoka yang ke 113 dilaksanakan dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Puslitkoka bersama Direktur PT RPN bersama jajaran Manajemen diiringi Shalawat Nabi oleh Hadrah MDS. Syamsul Ulum. Akhirnya perayaan HUT Puslitkoka berjalan lancar dan meriah, semua karyawan mengucapkan selamat dan sukses untuk Puslitkoka.

  • adminadmin
  • February 27, 2024
  • 0 Comments

Guna memperkuat kemitraan tebu berkelanjutan, HoldingPerkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berkolaborasi dengan PT LPP Agro Nusantara menggelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi bagi Petani Tebu Mitra Binaan PT Sinergi Gula Nusantara. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Convention Hall PT LPP Agro Nusantara, Yogyakarta, pada Senin-Kamis (26-29/02/2024).

Pelatihan ini diikuti 40 orang petani tebu mitra binaan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan dibuka oleh Direktur Produksi dan Pengembangan Holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Mahmudi, didampingi Direktur PT LPP Agro Nusantara, Pranoto Hadi Raharjo. “Untuk mewujudkan cita-cita swasembada gula sangat membutuhkan sinergitas dari petani tebu, Perusahaan, dan dinas perkebunan terkait,” ujar Mahmudi.

Program ini merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PTPN III (Persero) dengan sasaran Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 17, yakni “Kemitraan untuk Mencapai Tujuan”.   Dengan harapan, PTPN III (Persero) dan mitranya dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan berkelanjutan, serta menciptakan dampak positif tidak hanya dalam ranah ekonomi, tetapi juga dalam aspek sosial dan lingkungan.  “Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek bagi petani tebu, tetapi juga mendukung visi keberlanjutan jangka panjang yang merangkul prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan,” tambah Mahmudi.

Kegiatan ini merupakan salah satu program pembinaan dan pengembangan yang penting peranannya bagi petani tebu rakyat. Karena untuk mencapai hasil yang baik, diperlukan pembinaan dan pengembangan yang intensif, demi terwujudnya keberlanjutan suatu usaha perkebunan. “Perusahaan memiliki tanggung jawab untuk memberikan akses pengetahuan, baik itu teknik budidaya, penguatan kelembagaan, dan kemitraan melalui sebuah pelatihan dan pengembangan dalam rangka untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat khususnya pelaku usaha tebu rakyat, dalam hal ini petani tebu mitra,” ucap Mahmudi.

PTPN III (Persero) terus berupaya mengoptimalkan pencapaian produksi perusahaan melalui program pengembangan petani tebu rakyat, dengan pola kemitraan bersama dalam pembangunan perkebunan yang sinergis dan mendorong tercapainya produktivitas optimal. Sehingga dapat menjaga keberlangsungan rantai pasok serta keberlanjutan suatu usaha perkebunan.

Wadah kemitraan, lanjut Mahmudi, menjadi salah satu upaya dalam mencapai suatu tujuan yang sama antara petani rakyat dan perusahaan perkebunan agar terwujud suatu industri tebu yang berkelanjutan.  “Kemitraan merupakan elemen penting dalam industri tebu, karena terkait aspek persaingan usaha dan keberlanjutan industri tebu kedepan, serta merupakan kunci dasar kekuatan dalam peningkatan daya saing,” imbuhnya.

Selama kegiatan pelatihan, para petani tebu mitra dibekali pengetahuan dari aspek hard kompetensi, yaitu standar teknis budidaya tebu dan mekanisasi. Sedangkan aspek soft kompetensi, antara lain yakni terkait kemitraan komunikasi sosial dalam industri tebu, serta membangun jiwa kewirausahaan dan peningkatan kelembagaan tebu rakyat. Sebagai penutup, kegiatan tersebur diisi dengan outing class untuk membangun pengembangan karakter petani tebu. Seluruh materi pelatihan disampaikan oleh Subject Matter Expert PT LPP Agro Nusantara yang telah berpengalaman di bidangnya. Melalui Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman petani dalam berbudidaya tanaman tebu yang baik, meningkatkan karakter positif dan kemampuan bermitra dengan stakeholders, serta menguatkan jalinan kemitraan antar perusahaan dan petani tebu rakyat, dalam rangka mendukung keberlanjutan industri tebu nasional.

  • adminadmin
  • February 27, 2024
  • 0 Comments

Regional 5 PTPN IV melaksanakan In House Training Tanaman Ulang dan Pemancangan yang diikuti seluruh Asisten Kepala dan Asisten Afdeling Unit Group Kalimantan Barat, di Kebun Kembayan, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (24/2/2024).

Acara ini dibuka oleh Board of Region Management (BRM) Regional 5 PTPN IV, Region Head Khayamuddin Panjaitan, dan dihadiri oleh SEVP Operation I Oshutri Anwar dan SEVP Business Support Muhammad Zulham Rambe.

Selain BRM, kegiatan ini juga melibatkan praktisi dari luar Regional 5 PTPN IV, sehingga mampu membuka cakrawala dan wawasan serta perspektif dari yang telah biasa melakukan TU sesuai standar, antara lain Rachmat Fachnany Siregar Koordinator Project Management Office (PMO) Kalimantan Barat Regional 5 PTPN IV, beserta Sunarto dan Supangat dari Regional 2 PTPN IV.

Region Head Regional 5 PTPN IV Khayamuddin Panjaitan mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam rangka mewujudkan proses bisnis secara berkelanjutan dan menciptakan SDM yang mumpuni dan memiliki kompetensi dalam teknis lapangan.

“In House Training ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam persiapan Tanaman Ulang dan pelaksanaan Pemancangan, mengingat Regional 5 PTPN IV harus tetap tumbuh berkembang, sehingga dalam 5 tahun mendatang wajib melakukan replanting dan konversi besar-besaran, sehingga di butuhkan kader dan tenaga yang mempunyai keahlian spesifik, dimana pemancangan memerlukan skill khusus” katanya. Dirinya memastikan, perusahaan tetap berkomitmen untuk berkontribusi pada pengembangan berkelanjutan. Melalui In House Training ini, perusahaan berharap dapat terus berinovasi pada penanaman tanaman ulang dan sesuai dengan good agricultural practices.

  • adminadmin
  • February 27, 2024
  • 0 Comments

Selama tahun 2023 , Regional 4 PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Jambi telah membukukan bantuan kepada masyarakat luas dengan penggucuran dana Corporate Social Responsibility (CSR). Tercatat sejak Januari hingga Desember 2023, perusahaan kelapa sawit ini telah gunakan dana CSR sebesar Rp. 808.095.749.-

”Setahun terakhir, kami telah salurkan dana CSR mencapai Rp. 808.095.749,- Dana ini sesuai aturan pemerintah dari hasil usaha perusahaan dan sebagai Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) kami sebagai pelaku usaha BUMN,” Muhammad Ridwan kata Sekretaris Perusahaan (Sekper) Regional 4 PTPN IV Jambi Jumat (15/2).

Menurut Ridwan, Dana CSR itu diperuntukan untuk perbaikan atau pembuatan fasilitas umum yang langsung bersentuhan dengan masyarakat seperti perbaikan jalan desa, pembangunan masjid, bantuan pendidikan, bantuan modal pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang ada di wilayah kerja Regional 4 PTPN IV di provinsi Jambi maupun di provinsi Sumatera Barat (Sumbar)

”Ada 32 item bantuan CSR yang kami salurkan tahun 2023 lalu. Nilainy per item bantuan variasi, sesuai kebutuhan mulai dari Rp. 2.000.000 sampai ratusan juta. Bantuan itu sebagai Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) kami. Umumnya sesuai permintaan masyarakat untuk jalan, masjid, sekolah hingga pelaku usaha kecil,” Papar Muhammad Ridwan

Dikatakan Muhammad Ridwan, untuk tahun 2024 nanti pihaknya tetap memprogramkan bantuan CSR seperti tahun 2023, hanya saja tahun 2024 akan ada bantuan untuk korban bencana banjir yang saat ini terjadi di berbagai kabupaten di provinsi Jambi dan Sumatera Barat.

“Awal tahun kami sudah ada bantuan untuk korban banjir di Kerinci dan Bungo. Beberapa daerah telah kami data menjadi korban banjir. Empat hari lalu kami juga bantu 25 anak Stunting di kabupaten Solok Selatan (Sumbar),” Kata Ridwan mengakhiri.