• adminadmin
  • December 2, 2023
  • 0 Comments

Sabtu (25/11) Pusat Penelitian Sukosari PTPN XI menerima kunjungan dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ditotrunan 02 Lumajang dalam rangka mengikuti pembelajaran di luar kelas atau yang sering disebut dengan Outdoor Learning. Sebanyak 27 siswa kelas enam antusias untuk belajar secara langsung mengenai pembibitan tebu, diversifikasi olahan pisang dan juga pabrik gula.

Perjalanan dimulai dengan pemberian pemahaman mendalam seputar pertanian tebu. Siswa-siswa SDN Ditotrunan 02 Lumajang diajak untuk mengunjungi area pembibitan tebu di Puslit Sukosari serta terlibat langsung dalam proses pertumbuhan tanaman tebu. Selain itu, seluruh siswa juga diajak untuk mengetahui diversifikasi produk olahan pisang yang diciptakan Puslit Sukosari. Mereka juga dikenalkan bahwa beragam produk olahan tersebut merupakan upaya Puslit Sukosari dalam meningkatkan nilai dari buah pisang. Hal itu tidak terlepas dari potensi buah pisang yang dimiliki kabupaten Lumajang.

Manajer Pusat Penelitian (Puslit) Sukosari PTPN XI, Nanik Tri Ismadi mengungkapkan bahwa Puslit Sukosari dengan terbuka memfasilitas adik-adik SDN Ditotrunan 02 Lumajang yang ingin belajar. Hal ini sekaligus bentuk komitmen Puslit Sukosari PTPN XI dalam mendukung geliat eduwisata Kabupaten Lumajang.

“Tentu kami senang, karena itu juga bagian dari program eduwisata Puslit Sukosari. Sebab sejak 2018, Puslit Sukosari telah menjadi salah satu destinasi eduwisata yang dimiliki Kabupaten Lumajang,” terang Nanik secara tertulis pada Senin (27/11).

Belajar di luar ruangan adalah salah satu bentuk konkret bidang pendidikan untuk mendukung terciptanya wawasan langsung dan berkelanjutan kepada generasi muda tentang industri pertanian khususnya tebu dan industri gula.

“Kami berharap budidaya tebu makin masif dikenalkan dan dilestarikan sejak dini untuk generasi berikutnya. Bukan hanya revitalisasi pabrik gula yang dibutuhkan, tetapi menanam benih minat, menyiramnya dengan teknologi yang benar serta memeliharanya dengan wawasan yang visioner merupakan salah satu langkah Sustainble Agroindustri Gula di Indonesia,” jelas Nanik.

  • adminadmin
  • December 2, 2023
  • 0 Comments

Pusat Penelitian Karet (Indonesian Rubber Research Institute) – PT Riset Perkebunan Nusantara pada hari Senin, 27 November 2023 telah melaksanakan peresmian rumah kaca dengan pengguntingan pita  yang dilakukan oleh Dr. Minami Matsui dari RIKEN dan Dr. Suroso Rahutomo selaku Kepala Pusat Penelitian Karet. 

Peserta  yang hadir pada kesempatan ini adalah  Mr. Mashiro Hatsu dan Ms. Misa Masuda dari Japan Science and Technology Agency (JST), Dr. Minami Matsui, Dr Wee Dee Ong dari Riken Japan, Dr. Masafumi Shimizu, Dr. Yoshiharu Yamamto, Dr. Stephany Angelia Tumewu dari Gifu University Japan, Dr, Masahiko Ota dari Nagasaki University Japan, Dr, Retno Lestari dari Universitas Indonesia, Mr. Satoru Mitani dan Ms. Sheny Marliana SS, dan Dr. Thomas Wijaya dari Japan International Collaboration Agency (JICA) dan dari Puslit Karet yaitu Dr. Tri Rapani Febbiyanti, Dr. Radite Tistama, Aprizal Alamsyah M.Si., Sayurandi, M.Si., Iman Satra Nugraha, S.E., Martini Aji, M.Si, Andrea Akbar, S.P., Teknisi, dan Laboran.

Rumah kaca riset yang dilengkapi dengan penstabilan suhu dan kelembaban, intensitas cahaya, pengkabutan (misting) dan pemberian nutrisi, dan generator otomatis bertujuan untuk mendukung penelitian di Puslit Karet   yang berjudul “Development of Complex Technologies for Prevention and Control of Rubber Tree Leaf Fall Diseases”.

Penelitian tersebut merupakan proyek SATREPS (Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development) yang didanai oleh JST bersama dengan JICA dan merupakan kolaborasi antara Pusat Penelitian Karet, RIKEN Japan, Universitas Indonesia dan Gifu University. Adapun tujuan dari penelitian tersebut yaitu untuk mendapatkan teknologi mengatasi penyakit gugur daun karet yang saat ini menjadi masalah dan menurunkan produksi karet nasional. 

Dalam sambutannya Dr. Suroso Rahutomo mengucapkan terima kasih karena Pusat Penelitian Karet telah dipercaya untuk ikut serta dalam proyek SATREPS. ”Dengan diresmikannya rumah kaca ini maka akan memperlancar kegiatan penelitian di PPK sehingga teknologi untuk pencegahan dan pengendalian Penyakit Gugur Daun Pestalotiopsis pada Tanaman Karet dapat segera diperoleh”, ujar Kepala Pusat Penelitian Karet.

  • adminadmin
  • November 14, 2023
  • 0 Comments

PT Semen Padang menjajaki kerjasama pemanfaatan biomassa tandan kosong sawit sebagai subtitusi batu bara untuk kebutuhan pabrik produsen semen tertua di Asia Tenggara tersebut dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V, anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) yang beroperasi di Provinsi Riau.

Kepala Bagian Perencanaan, Sustainability, dan Teknologi Informasi PTPN V, Ifri Handi Lubis dalam keterangannya di Pekanbaru, Senin (13/11) menyambut baik penjajakan kerjasama kedua perusahaan plat merah tersebut. Ia mengatakan PTPN V dengan produksi rata-rata tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mencapai 2,6 juta ton per tahun memiliki tandan kosong yang cukup besar.

“Produksi tandan kosong PTPN V sekitar 21 persen dari total produksi TBS. Dari Januari sampai Agustus 2023 ini produksi tankos PTPN V mencapai 420.324 ton. Potensinya sangat besar,” kata Ifri.

Pihaknya memanfaatkan tandan kosong PTPN V untuk dijadikan sebagai pupuk organik guna memperbaiki struktur hara di kebun inti, plasma, serta sebagian lainnya dikomersialkan.

“PTPN V Insya Allah siap untuk mendukung strategi PT Semen Padang,” lanjutnya

Sementara itu, Juke Asmara menyambut baik dukungan positif PTPN V. Juke bilang PT Semen Padang sebelumnya telah melakukan uji coba penggunaan tandan kosong yang telah di press dan dipotong sebagai bahan bakar. Tandan kosong tersebut akan dimanfaatkan sebagai subtitusi batu bara yang selama ini menjadi bahan bakar utama dalam proses pembakaran di Kiln, diperkirakan membutuhkan sebanyak 76.000 ton tankos setiap tahunnya.

“Hasilnya cukup baik,” ujar Juke.

Pihaknya segera menindaklanjuti hasil studi yang telah dilaksanakan ke PTPN V tersebut. Terlebih lagi, secara geografis, kedua perusahaan memiliki wilayah operasi yang berdekatan yakni Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau.

“Kita akan segera menyusun MoU terkait pemanfaatan tandan kosong. Dengan begitu, diharapkan kerjasama kedua belah pihak dapat segera terealisasi,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Pengkajian, Perencanaan Korporasi, dan Manajemen Kinerja PTPN V Yudig Suhendri menjelaskan bahwa terdapat sejumlah catatan dalam penjajakan tersebut. Seperti misalnya tandan kosong yang dibutuhkan PT Semen Padang telah dalam bentuk press dan dipotong.

“Dan Alhamdulillah, kami akan berupaya mengikuti standarisasi dan persyaratan kebutuhan Tankos dan PT Semen Padang. Insya Allah program ini akan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” pungkas Yudig.

  • adminadmin
  • November 10, 2023
  • 0 Comments

Embun belum turun sempurna ketika para penyadap karet PTPN VII Unit Way Lima, Pesawaran memasuki kebun. Setiap hari, sekira pukul 02:30 sorot belor (senter terpasang di kepala) sudah moncar-moncar menembus gelap yang membekap kebun karet itu. Tak pelak, kawasan ini terasa “hidup” lebih awal dari wilayah lainnya.

Perihal aktivitas Pekerja yang seperti tak biasa itu, Manajer PTPN VII Unit Way Lima Sasmika Dwi Suryanto memberi catatan produktif. Ia menyebut kebiasaan pekerja sadap di kebun karet milik pemerintah ini terbangun secara alamiah. Keinginan untuk memperbaiki keadaan menyentak mereka menciptakan budaya kerja dengan etos tinggi.

“Terus terang, saya angkat topi dengan etos kerja saudara-saudara saya di sini. Kebiasaan sadap malam (menyadap atau menderes karet pada malam hari) terbentuk karena kebutuhan. Kami Manajemen memang memotivasi untuk bekerja produktif, tetapi prakarsa sadap malam itu hasil ikhtiar bersama,” kata Sasmika beberapa hari lalu.

Beberapa sosok Penyadap menjadi pelopor sadap malam ini. Ada Bariyono, Mulyadi, Wanto, dan beberapa lainnya membuktikan hasil sadap malam jauh lebih menguntungkan dibanding mengikuti jam kerja normatif biasanya. Bahkan, tiga sosok yang menyadap di Afdeling 1 Unit Way Lima itu meraih predikat Penyadap Terbaik dengan produktivitas tertinggi se-PTPN VII tahun 2023.

Menceritakan awal kebiasaan sadap malam di PTPN VII Unit Way Lima, Bariyono mengaku berjalan begitu saja. Ia mengatakan, setiap kali pertemuan dengan Mandor, Asisten, dan Manajer, hal paling ditekankan adalah soal produksi. Namun, dari tahun ke tahun, apa yang diharapkan oleh Perusahaan menjadi hal yang relatif  berat untuk dapat dipenuhi.

“Sebenarnya kebiasaan ini (sadap malam) ini karena tuntutan keadaan. Kami diminta menaikkan produksi, tetapi sudah kerja keras sulit tembus juga. Apalagi di musim trek atau kemarau seperti ini. Lama-lama kami memperhatikan, ternyata kalau mau hasil banyak itu harus sadap gelap. Rupanya pohon karet itu getahnya deres kalau masih gelap,” kata pria 47 tahun ini.

Pengalaman di lapangan membuat Bariyono dan penyadap lainnya menyiasati agar produksi maksimal. Semula, mereka menyadap setelah salat subuh. Namun, lama-lama diketahui sadap lebih awal lagi lebih banyak lagi hasilnya. Hal itu terus menjadi bahasan sehingga saat ini banyak yang melakukan sadap malam.

Meski terasa tidak umum, kebiasaan kerja sadap malam ini diakui Mulyadi sangat menguntungkan bagi Pekerja. Penyadap juara dua terbaik se PTPN VII ini mengatakan, sadap malam membuat ia dan pekerja lain memiliki banyak waktu untuk mengerjakan pekerjaan lain. Selain itu, mereka juga bisa mengikuti berbagai kegiatan masyarakat yang bersifat sosial maupun keagamaan.

Mulyadi mengaku, setiap hari ia mulai berangkat dari rumah menuju kebun pada jam 02:30 dan langsung bekerja menyadap. Menjelang subuh atau sekitar pukul 04:00, pekerjaan menyadap satu hancak sudah selesai.

“Selesai sadap hampir subuh. Lalu saya tinggal pulang untuk salat subuh, terus sarapan dan masih bisa istirahat. Nanti jam 06:30 berangkat lagi ke kebun, keliling meriksa getah. Sekitar jam 09:00 pungut. Habis itu, setor ke STL (tempat pengumpulan getah). Jam 10:00 selesai dan pulang,” kata dia.

Waktu setengah hari setelah menyadap, dunia masih terang sehingga bisa digunakan untuk berbagai aktivitas. Baik Mulyadi maupun Bariyono mengaku bisa istirahat tidur siang sebentar, lalu pergi ke kebun miliknya untuk berbagai pekerjaan dan mengurus ternak sapinya hingga sore.

“Kalau nyadapnya dari malam, sore hari masih bisa ngarit (mencari rumput) dan ngurus sapi. Kadang bisa ikut kegiatan desa dan lainnya. Artinya, waktunya bisa longgar, lah. Ada hajatan bisa ikut rewang, kondangan, dan lainnya,” kata dia.

Soal budaya sadap malam di Unit Way Lima, Sasmika Dwi Suryanto mengatakan terbangun dengan sendirinya. Ia mengakui, setiap kali pertemuan dan memotivasi, Manajemen selalu meminta Pekerja untuk mematuhi SOP dan disiplin kerja.  Dalam kondisi trek dan kemarau panjang, Pekerja diingatkan untuk melakukan sadap seawal mungkin, sebab kalau kesiangan menyadap tetesan getah di musim kemarau tidak akan bertahan lama sehingga hasilnya kurang.

“Memang kalau sadap malam itu tidak ada paksaaan dari Manajemen. Kalau sesuai SOP yang selama ini ditekankan adalah adalah sadap terang tanah atau terang pohon, artinya mulai menyadap ketika pohon sudah terlihat. Yang terpenting adalah dilakukan sepagi mungkin karena karakter pohon karet itu getahnya deras saat masih dingin. Nah, ketika Panyadap berprakarsa lebih dari itu, ya Alhamdulillah,” kata dia.  Namun menurutnya, perlakuan sadap malam itu dibangun berdasarkan kesadaran dan kemauan Penyadap secara sukarela.  “Kami menekankan kepada unsur pimpinan bahwa sadap malam jangan dilakukan dengan paksaan tapi dibangun dari kesadaran dan dilakukan secara sukarela.  Ketika Penyadap sudah menyadari manfaat yang didapat mereka dengan sukarela melakukan hal tersebut tanpa dipaksa”, tambahnya.

Sadap terang tanah atau terang pohon adalah istilah yang selama ini berlaku di PTPN VII. Hal ini karena proses penyadapan harus memenuhi kriteria yang ketat sehingga umur ekonomis pemakaian kulit karet dan mutu sadapan bisa terjaga, tidak ada luka kayu dan sebagainya.  Anjuran sadap ketika pohon sudah terlihat adalah pertimbangan agar kulit atau pohon tidak rusak jika disadap masih kondisi gelap. Tetapi, seiring zaman dengan tersedia dan mudahnya mendapatkan lampu senter yang terang dan murah, sadap lebih awal dapat dilakukan dengan tetap memerhatikan dan menjaga kulit pohon tetap dalam kondisi terpelihara.

Sadap Malam yang dijalankan sebagian besar Penyadap PTPN VII Unit Way Lima kini menjadi membudaya. Dengan berbagai bentuk kemaslahatan, antara lain produksi yang lebih tinggi, SOP terpenuhi, Penyadap lebih leluasa memanfaatkan waktu, dan keuntungan sosial kemasyarakatan lainnya, Manajemen mendukung ini sebagai budaya planters Unit Way Lima.

Budaya planters adalah sebuah budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan kualitas. Para planters di Kebun Karet Unit Way Lima selalu berkomitmen untuk menghasilkan karet berkualitas tinggi. Mereka juga selalu bekerja dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

“Budaya planters ini adalah salah satu kunci keberhasilan Kebun Karet Unit Way Lima,” kata Sasmika.

Budaya planters di Kebun Karet Unit Way Lima tercermin dari berbagai aspek yang dimulai dari cara kerja para planters. Intensitas pertemuan antar Pekerja, antara Pekerja dengan keluarga, dan antar Pekerja dengan Perusahaan yang lebih leluasa membuat jalinan batin yang lebih dekat. Para planters selalu bekerja dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Mereka juga selalu saling membantu dan mendukung satu sama lain.

Selain itu, Kebun Karet Unit Way Lima juga memberikan berbagai fasilitas dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi para karyawannya. Hal ini bertujuan untuk mendukung terciptanya budaya planters yang kuat dan berkelanjutan.

“Kami terus berupaya untuk memperkuat budaya planters di Kebun Karet Unit Way Lima. Kami yakin, dengan budaya ini, Kebun Karet Unit Way Lima akan terus menjadi salah satu kebun karet terbaik di lingkungan PTPN VII.”

Budaya planters yang terbangun di PTPN VII Unit Way Lima secara kategori cukup memenuhi kriteria normatifnya. Yakni, para Pekerja selalu berkomitmen untuk menghasilkan karet dengan jumlah dan kualitas tinggi. Mereka selalu melakukan perawatan, pemeliharaan dan pemanfaatan tanaman karet secara baik.

Para planters selalu bekerja dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Mereka selalu saling membantu dan mendukung satu sama lain dalam menyelesaikan pekerjaan. Kebun Karet Unit Way Lima memberikan fasilitas dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi para karyawannya.

  • adminadmin
  • November 10, 2023
  • 0 Comments

PTPN IX anak Perusahaan Holding Perkebunan terus berupaya mengekplorasi sumber pendapatan di luar bisnis inti perkebunan. Dengan meningkatkan pendapatan melalui optimalisasi aset, salah satunya dengan pengembangan wisata agro. Saat ini PTPN IX memiliki total 12 destinasi wisata agro yang tersebar di wilayah Jawa Tengah, dengan pendapatan pada tahun 2022 mencapai 22,3 Milyar.

Menurut data Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Prov. Jawa Tengah jumlah wisatawan pada tahun 2022 yang datang ke Jawa Tengah tercatat 46.610.128 orang wisatawan, baik dari lokal maupun mancanegara. Sadar akan potensi pendapatan dari jumlah wisatawan serta kondisi geografis yang menguntungkan, PTPN IX saat ini membuka peluang melalui kerjasama dengan para investor melalui Kerjasama pemanfaatan aset khususnya untuk pengembangan wisata agro.

“Potensi geografis areal di PTPN IX memberikan peluang dalam melakukan kolaborasi dengan mitra strategis untuk memaksimalkan pendapatan bisnis non-core. Selain itu, dengan berkembangnya wisata agro, mampu membangkitkan potensi pemanfaatan tenaga kerja lokal daerah yang ada di sekitar unit”, terang Affan Safiq SEVP Business Support.

Pada awal Oktober 2023 lalu PTPN IX telah membuka penawaran umum peluang kerjasama di salah satu areal destinasi wisata Kampoeng Kopi Banaran, dengan penawaran tahap I seluas 39 Ha. Beberapa investor telah tertarik dalam pengembangan areal tersebut dengan pola kerjasama operasional, dan saat ini dalam proses menuju penandatanganan kesepakatan bersama.

Selain pengembangan di areal Kampoeng Kopi Banaran, kedepan akan dibuka pula peluang kerjasama di areal Wisata Agro Kaligua yang terletak di kab. Brebes dengan potensi pemandangan alam perkebunan teh di ketinggian 2.000 mdpl, serta wisata agro Jollong yang teletak di kab. Pati dengan potensi pemandangan alam perkebunan kopi robusta.

Optimalisasi aset menjadi salah satu upaya strategis PTPN IX dalam pengelolaan  areal HGU. Hal ini sejalan dengan arah strategis Holding Perkebunan terkait rencana pembentukan Sub Holding SupportingCo, yaitu perusahaan gabungan dari sejumlah Anak Perusahaan PTPN yang akan mengelola aset perkebunan demi tujuan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian dan mengoptimalkan sumber daya berkelanjutan dengan prinsip ramah lingkungan.

  • adminadmin
  • November 8, 2023
  • 0 Comments

Bank Dunia memprediksi harga minyak kelapa sawit (palm oil) akan turun mulai tahun ini sampai 2025, sebagaimana dilansir dari portal berita katadata.co.id.

Prediksi itu tercatat dalam laporan Commodity Markets Outlook edisi Oktober 2023

Menurut Bank Dunia, rata-rata harga minyak sawit sepanjang tahun 2023 akan mencapai US$920 per ton, lebih rendah sekitar 28% dibanding rata-rata tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

Kemudian pada 2024 rata-rata harganya diprediksi lanjut melemah 2% (yoy), dan pada 2025 turun lagi 6% (yoy) dengan rincian nominal seperti terlihat pada grafik.

Dalam Commodity Markets Outlook edisi Oktober 2023 Bank Dunia tidak merinci faktor apa saja yang berpotensi menekan harga minyak sawit dalam dua tahun ke depan.

Namun, dalam laporan sebelumnya, Bank Dunia sempat menyatakan bahwa kebijakan anti-deforestasi Uni Eropa menjadi faktor risiko jangka panjang bagi industri pertanian dan perkebunan, termasuk kelapa sawit.

“Risiko utama jangka panjang bagi pasar komoditas pertanian adalah regulasi lingkungan hidup Uni Eropa yang berupaya memoderasi deforestasi global, yang akan memberikan manfaat jangka panjang terhadap perubahan iklim dan pertanian berkelanjutan,” kata Bank Dunia dalam Commodity Markets Outlook edisi April 2023.

“Namun, regulasi Uni Eropa tersebut juga menimbulkan ketidakpastian bagi banyak komoditas pangan yang ditanam di kawasan hutan—seperti kakao, kopi, kelapa sawit, dan kedelai,” lanjutnya.

Kendati begitu, Bank Dunia memprediksi konsumsi minyak sawit untuk pembuatan biodiesel akan meningkat di beberapa negara.

“Permintaan minyak sawit untuk biodiesel akan meningkat di dua negara produsen sawit terbesar, yaitu Indonesia dan Malaysia,” kata Bank Dunia dalam Commodity Markets Outlook edisi Oktober 2023.

“Indonesia meningkatkan mandat biodiesel dari 30 persen menjadi 35 persen tahun ini, sementara mandat biodiesel di Malaysia 20 persen,” lanjutnya. (katadata)

  • adminadmin
  • November 6, 2023
  • 0 Comments

Pemerintah memastikan komoditas utama Indonesia yang terdampak kebijakan UU Anti Deforestasi atau European Union Deforestation Regulation (EUDR) tetap bisa mengakses pasar Uni Eropa (UE), sebagaimana dilansir dari portal berita Kontan

Hal ini dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan secara virtual dalam The 19th Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) and 2024 Price Outlook, Kamis (2/11)

“Pemerintah siap berkolaborasi dengan Uni Eropa dalam membangun kerangka kerja yang mendorong pertanian berkelanjutan, termasuk produksi minyak nabati, dengan cara yang inklusif, holistik, adil, dan tidak diskriminatif,” kata Airlangga.

Diketahui, melalui kebijakan EUDR untuk membatasi deforestasi yang disebabkan oleh kegiatan kehutanan dan pertanian di seluruh dunia, akan memberikan dampak langsung pada komoditas utama Indonesia yakni kelapa sawit, kopi, kakao, karet, kedelai, sapi, dan kayu.

Hal ini menjadi kekhawatiran bagi Indonesia mengingat UE menjadi salah satu pasar tujuan Indonesia dalam melakukan ekspor. 

Untuk itu, saat ini pemerintah bersama The Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) telah menjalin komunikasi intensif dengan komisi Uni Eropa untuk mengatasi tekanan tersebut dan telah menghasilkan enam tim kerja  termasuk inklusivitas petani kecil, skema sertifikasi yang relevan, ketertelusuran, data ilmiah mengenai deforestasi dan degradasi hutan, serta perlindungan data privasi.

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan clearing house untuk memastikan seluruh komoditas perkebunan yang akan diekspor dapat ditelusuri untuk menjamin pasar global bahwa produk-produk tersebut dihasilkan dari perkebunan yang berkelanjutan. 

Menko Airlangga juga menjelaskan bahwa pengembangan kelapa sawit berkelanjutan turut didorong melalui Indonesia Sustainable Palm Oil Plantation Certification System (ISPO). 

Sertifikasi ISPO menjamin praktik produksi yang dilakukan oleh perusahaan dan petani kelapa sawit mengikuti prinsip dan kaidah keberlanjutan. 

Selain ISPO, Pemerintah Indonesia juga mendukung sertifikasi sukarela melalui skema Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). 

“Sangat penting bagi Uni Eropa untuk mengakui dan menyadari sepenuhnya bahwa standar keberlanjutan nasional negara-negara produsen dapat memenuhi persyaratan yang diperlukan untuk mengakses pasar Uni Eropa,” tegas Airlangga. 

Sebelumnya, Menteri Pedagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, akibat kebijakan UU Anti Deforestasi, sekitar US$ 6,7 miliar nilai ekspor Indonesia ke Uni Eropa berpotensi terhambat.

“Jadi UU deforestasi ini akan sangat mengganggu kita, walaupun memang belum sekarang berlaku. Kan ada tahapan-tahapannya ya sampai 2025, tapi kan tahun 2025 sudah sebentar lagi,” kata Zulhas dalam diskusi Dampak UU Deforestasi di Kementerian Pedagangan, Senin (1/8).

UU Anti Deforestasi secara langsung akan  merugikan sebanyak 8 juta petani kopi, sawit, karet, kakako, kayu dan produk turunanya di Indonesia.

Zulhas juga menyebut, UU Anti Deforestasi ini bersifat diskriminatif. Melalui UU ini, Uni Eropa dapat langsung memasukan negara-negara yang dianggap memiliki risiko tinggi akan deforestasi.  

“Jadi kalau Indonesia masuk ke daftar high risk, mereka kita bisa langsung di blacklist. ini menciptakan hambatan perdagangan,” jelas Zulhas. (Kontan)

  • adminadmin
  • November 6, 2023
  • 0 Comments

Harga Kakao dan Kopi mengalami lonjakan untuk kontrak Januari dan Maret, sebagaimana dilansir dari cncbindonesia. Harga kakao mencapai titik tertinggi sepanjang masa di level GBP 3.277 per ton (Rp63,90 juta) kontrak Maret pada penutupan perdagangan 23 Oktober 2023. Harga ini merupakan harga tertinggi sejak kontrak berjangka yang mulai diperdagangkan pada tahun 1920.

Lonjakan harga kakao ini justru terjadi di tengah kenaikan permintaan menjelang Haloween di Amerika Serikat serta perayaan Hari Natal. Namun, lonjakan harga tersebut seharusnya berdampak ke Indonesia mengingat Indonesia sebagai salah satu produsen kakao terbesar di dunia.

Lonjakan harga kakao menjadi kekhawatiran di banyak dunia, termasuk Amerika Serikat (AS). Pasalnya, kebutuhan cokelat di AS akan melonjak untuk perayaan Halloween pada 31 Oktober.

Pabrik-pabrik di Amerika Utara memproses kakao 17,9% lebih sedikit pada kuartal III-2023 dibandingkan tahun lalu. Selain itu, permintaan kakao di Eropa, Pantai Gading, dan Brasil masih cukup baik di tengah tingginya harga kakao sementara penurunan permintaan di Asia pada kuartal ketiga tidak separah yang diperkirakan.

Sama dengan Kakao, harga kopi kontrak Januari naik menjadi US$2.526 per ton kontrak Januari pada penutupan perdagangan 23 Oktober 2023, setelah mencapai level tertinggi sebulan di US$2,520, naik 9% dalam seminggu.

Harga melonjak disebabkan persoalan produksi dan distribusi. Eksportir melaporkan keterlambatan pengiriman kopi dari produsen utama Brasil karena terbatasnya ketersediaan truk dan kontainer. Sementara itu, pelabuhan mengalami kendala karena tingginya volume ekspor kedelai, jagung, dan gula.

Kemudian, para pedagang mencatat bahwa hujan telah menyebabkan penundaan panen di negara produsen utama kopi Robusta, Vietnam, meskipun aktivitas panen diperkirakan akan meningkat dalam beberapa minggu ke depan.

Produksi terganggu karena perubahan iklim yang ekstrem. Efek El Nino yang semakin intensif dan sering terjadi dapat mengurangi secara signifikan jumlah lahan subur untuk budidaya kakao. Hal ini tidak hanya mengancam ketahanan pangan, namun juga membahayakan penghidupan para petani.

Peningkatan harga cocoa dan kopi akan berdampak ke dalam negeri, meskipun Indonesia bukan produsen nomer satu untuk cocoa maupun kopi. Sepanjang tahun 2023 menurut data World Population Review, Indonesia masuk dalam urutan ketiga sebagai produsen terbesar cocoa di dunia setelah Ghana dan Pantai Gading.

Lonjakan Kakao Jadi Berkah RI?
Kakao berasal dari biji pohon kakao dan merupakan bahan penting dalam pembuatan coklat. Tapi itu tidak hanya digunakan dalam makanan dan gula-gula. Cocoa butter, produk sampingan dari pengolahan kakao juga banyak digunakan dalam industri farmasi untuk produk perawatan kulit dan kosmetik.

Berdasarkan kajian Kementerian Pertanian, dari segi kualitas, kakao Indonesia tidak kalah dengan kakao dunia apabila dilakukan fermentasi dengan baik dapat mencapai cita rasa setara dengan kakao yang berasal dari Ghana.

Kakao Indonesia mempunyai keunggulan yaitu tidak mudah meleleh atau titik leleh tinggi (high melting point) meskipun rasa agak masam karena rendahnya kandungan Free Fatty Acid (FFA), namun karena keunggulannya maka kakao Indonesia sangat dibutuhkan dalam industri pengolahan cokelat, khususnya untuk industri kosmetik dan farmasi.

Sejalan dengan keunggulan tersebut, peluang pasar kakao Indonesia cukup terbuka baik untuk ekspor maupun kebutuhan dalam negeri. Dengan kata lain, potensi untuk menggunakan industri kakao sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi dan distribusi pendapatan cukup terbuka.

Dari sisi produktivitas, perkembangan produksi kakao Indonesia pada periode 2012-2022 juga berfluktuasi dengan kecenderungan menurun.

Melihat trennya, produksi komoditas yang menjadi bahan baku cokelat tersebut mengalami tren menurun sejak 2019 hingga saat ini. Kondisi itu salah satunya disebabkan oleh banyaknya pohon kakao yang sudah tua, sehingga tak lagi produktif.

Diketahui pulau Sulawesi dan Sumatera menjadi penghasil kakao terbanyak. Hampir 80% dihasilkan di kedua pulau tersebut. Kakao jadi salah satu komoditas ekspor unggulan indonesia.

Jika harga kakao melambung, tentu delapan provinsi tersebut akan mendapatkan keuntungan penjualan dari tingginya harga kakao. Adapun, kenaikan ekspor terhadap kakao dan produk olahannya pada tahun 2022.

Kakao sendiri merupakan salah satu komoditas perkebunan strategis yang peranannya cukup penting bagi perekonomian nasional karena sebagai penyedia lapangan kerja, sumber devisa negara dan sumber pendapatan bagi petani.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor kakao dan produk olahannya di Indonesia mencapai 385.981 ton dengan nilai US$1,26 miliar pada 2022. Jumlah tersebut meningkat 0,85% dibandingkan pada 2021 yang sebanyak 382.712 ton dengan nilai US$1,21 miliar.

India menjadi negara tujuan ekspor kakao terbesar Indonesia, kemudian di susul oleh Amerika Serikat dan negara tetangga Malaysia.

Harga Kopi  Melonjak, RI Kecipratan Cuan
Sedangkan dari komoditas kopi, Indonesia menjadi negara keempat terbesar di dunia sebagai produsen kopi sepanjang tahun 2023 menurut World Population Review dari 10 negara terbesar.

Kopi menjadi salah satu unggulan di komoditas perkebunan di Indonesia. Selain memiliki nilai ekspor yang tinggi, kopi juga sangat populer di tengah masyarakat. Produksi kopi dalam negeri terus mengalami peningkatan. Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), produksi kopi Indonesia mencapai 794,8 ribu ton pada 2022, meningkat sekitar 1,1% dibanding tahun sebelumnya (yoy).Pada 2022 Sumatra Selatan menjadi provinsi penghasil kopi terbesar, yakni 212,4 ribu ton atau 26,72% dari total produksi kopi nasional.

Urutan kedua ada Lampung dengan produksi kopi 124,5 ribu ton, disusul Sumatera Utara 87 ribu ton.

Kenaikan harga kopi tentu akan menguntung perekonomian 10 provinsi diatas. Disisi lain, ekspor kopi Indonesia terus meningkat.

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), dikutip Kamis (14/9/2023), tahun 2022 Indonesia mengekspor kopi seberat 434.198 ton, meningkat 12,92% dari tahun sebelumnya (yoy). Adapun nilai total ekspor kopi Indonesia tersebut mencapai US$1,13 miliar.

Kemudian, menurut laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia pada kuartal II-2023 tumbuh 5,17% secara tahunan (yoy), lebih tinggi dibandingkan pencapaian pada kuartal I-2023 yaitu sebesar 5,04%.

Secara tahunan, sektor – sektor utama penopang PDB triwulan II-2023 yaitu Sektor Industri Pengolahan, Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, dan Sektor Perdagangan sebesar 5,25%.

Pertumbuhan terjadi secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Selain Pulau Jawa dan Sumatera sebagai kontributor utama, pertumbuhan ekonomi turut terjadi di Sulawesi, Kalimantan, Bali & Nusa Tenggara, serta Maluku dan Papua.

Jika harga kakao dan kopi terus melambung tentu akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia terutama dari sektor perkebunan. (cnbcindonesia)

  • adminadmin
  • November 6, 2023
  • 0 Comments

Dilansir dari portal bisnis.com, harga minyak kelapa sawit yang melemah sepanjang tahun berharap mengalami perubahan pada tahun depan dengan mengambil peluang dari kondisi gejolak geopolitik dan El Nino.

Trading Economics mencatat harga minyak kelapa sawit telah mengalami penurunan 9,61% sejak awal 2023 berdasarkan perdagangan Contract of Difference (CFD). Adapun harga minyak sawit per 2 November 2023 turun 13% secara tahunan menjadi MYR3.773 per ton.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Eddy Martono mengakui sepanjang 2023, kinerja industri kelapa sawit diakui tidak semulus pada 2022. Musababnya, windfall komoditas strategis ini telah berlalu.

Eddy menyebut penurunan harga minyak sawit juga telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Merosotnya harga minyak sawit, dipicu oleh melemahnya daya beli akibat adanya pelemahan ekonomi di berbagai negara importir minyak sawit. Sementara di sisi lain, stok di negara-negara produsen melimpah.

Kendati demikian, Eddy mengatakan para pengusaha optismistis harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) akan bullish pada tahun depan. Dia menuturkan, salah satu faktor mendasari optimisme para pengusaha yakni adanya fenomena El Nino pada tahun ini mengerek produksi tahun depan. Di sisi lain, dengan adanya fenomena El Nino, diproyeksikan harga minyak sawit akan turut terkerek seiring dengan kurangnya pasokan.

“Kami yakin dengan kebijakan pemerintah yang tepat, industri kelapa sawit dapat tumbuh dengan mantap di tengah dinamika pasar dan perekonomian,” kata Eddy saat membuka Indonesian Palm Oil Conference and 2024 Price Outlook (IPOC) di Nusa Dua, Bali, Kamis (2/11/2023).

Lebih lanjut, Eddy mengatakan peluang kenaikan harga CPO di tengah gejolak konflik geopolitik global sebelumnya telah terjadi di tahun lalu. Pasalnya, invasi Rusia ke Ukraina menyebabkan hambatan pasokan energi dan pangan hingga mendongkrak harga komoditas, termasuk CPO.

“Kita tidak berharap sih konflik yang terjadi membuat ekonomi global jadi jelek. Tapi kita harus memanfaatkan peluang yang ada,” ungkapnya.

Eddy mengatakan permintaan minyak nabati dari pembeli di luar negeri cenderung terjadi secara rutin karena masuk dalam kebutuhan sehari-hari. Namun, dia menekankan bahwa konflik geopolitik berkepanjangan yang menyebabkan krisis ekonomi secara global juga berisiko pada penurunan permintaan.

“Ekonomi dunia menurun itu pasti permintaan turun, contohnya waktu Covid itu permintaan turun. Jangan sampai berkepanjangan itu tidak bagus,” kata Eddy.

Dilansir dari Bloomberg, Ekonom Pertanian dan Direktur Pelaksana Gleanuk Economics, Julian McGill mengatakan fenomena El Nino diperkirakan memangkas seperlima dari total produksi kelapa sawit Indonesia.

Menurutnya, kondisi itu akan menyebabkan tidak adanya pertumbuhan produksi kelapa sawit Indonesia pada tahun depan.

“Namun belum cukup untuk menunjukkan penurunan besar dalam output. Kita perlu terus memantau defisit kelembaban tanah,” jelasnya.

Di sisi lain, kondisi geopolitik, harga bahan bakar fosil, perang di Ukraina dan Timur Tengah diprediksi akan menjadi pendorong utama perbaikan harga CPO.

 Meningkatnya harga minyak bumi cenderung mendorong lebih banyak permintaan terhadap bahan bakar yang berasal dari tanaman seperti kelapa sawit dan kedelai. Indonesia, lanjutnya, dengan mandatori untuk meningkatkan penggunaan minyak sawit sebagai campuran solar hingga 35% pada 2023 dan rencana peningkatan 40% diproyeksikan bakal mengerek harga CPO lebih lanjut.

Sentimen Negatif Masih Membayangi Kendati terdapat optimisme untuk harga minyak sawit ke depannya, tapi sejumlah sentimen negatif masih akan membayangi tekanan terhadap harga minyak sawit.

CEO Westbury Group dari Pakistan Abdul Rasheed Janmohamed mengatakan melimpahnya pasokan minyak biji bunga matahari dari Kawasan Laut Hitam, Rusia, Ukraina akan menjadi sentimen negatif bagi harga minyak nabati lainnya. Dia menuturkan, harga sunflower oil saat ini di Pakistan lebih rendah dari minyak kedelai. Hal itu membuat harga-harga minyak nabati lainnya ikut turun.

“Mereka [sunflower oil] lebih rendah US$100 dolar dari minyak kedelai. Itu lah kenapa dia menarik harga minyak nabati lain,” ujar Rasheed di Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2023 di Nusa Dua, Bali, Jumat (3/11/2023).

Di lain pihak, tren demografis dan munculnya alternatif bahan bakar terbarukan telah menekan permintaan minyak nabati dari China.

Analis Industri dan Pertanian Global, Bloomberg Intelligence, Alvin Tai mengatakan China telah mengalami penurunan populasi pertamanya dalam satu dekade terakhir pada 2022. Tingkat kelahiran di China di tahun lalu mencapai rekor terendah yakni 6,7 kelahiran dari 1.000 penduduk. Fenomena itu menyebabkan persentase jumlah penduduk China berusia di atas 40 tahun mencapai sekitar 45%.

Menurut Alvin, berdasarkan riset yang dilakukan, konsumsi minyak goreng di kalangan usia 30-an cenderung berkurang dengan alasan kesehatan.

“Tren konsumsi minyak goreng di China hampir mendekati puncaknya, mencapai 9 kilogram per kapita,” Alvin mengatakan, elektrifikasi kendaraan menjadi berbasis baterai listrik juga mempengaruhi permintaan minyak nabati untuk bahan bakar atau biofuel.

Selain itu, kehadiran potensi sel fuel hidrogen menjadi sumber energi transportasi juga berisiko menurunkan penggunaan minyak nabati. Dia pun memperkirakan, permintaan minyak sawit oleh China kepada Indonesia maupun India akan mengalami perlambatan.

Alvin memperkirakan, permintaan minyak sawit oleh China di tahun depan hanya berkisar 9 – 10 juta ton. Kendati begitu, Alvin menegaskan bahwa perlambatan permintaan tidak hanya terjadi pada minyak makan (edible oil).

Menurutnya, degradasi penduduk di China juga akan menekan konsumsi dan permintaan produk pangan lainnya. Sementara untuk memulihkan populasi, kata Alvin memerlukan waktu setidaknya 1-2 dekade.

“Saya pikir tidak akan ada banyak perubahan. Ini [permintaan] tidak akan meningkat seperti yang kita lihat dalam 20 tahun terakhir,” katanya. (bisnis)

  • adminadmin
  • November 3, 2023
  • 0 Comments

Dilansir dari portal berita suara.com, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) terus mengakselerasi pembentukan subholding lainnya, yakni PalmCo dan SupportingCo., setelah sukses membentuk SugarCo pada tahun 2021.

Aksi-aksi korporasi ini dilakukan sebagai bagian dari transformasi menyeluruh yang dilakukan Kementerian BUMN terhadap perusahaan-perusahaan di bawah naungannya.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani menyampaikan, pangan dan energi akan menjadi isu penting di masa yang akan.

Hal ini akibat munculnya dinamika dan tantangan global, seperti konflik Ukraina Rusia, ketegangan geopolitik, dan global warming.

Di sisi lain, ketergantungan Indonesia terhadap impor pangan masih relatif tinggi guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan stabilisasi harga.

“Karena itu, impor harus terus dikurangi di masa yang akan datang. Potensi Indonesia untuk menenuhi kebutuhan energi ramah lingkungan juga sangat besar dan perlu dioptimalkan. Kami meyakini, pembentukan subholding ini akan mampu mengatasi tantangan yang ada,” ujar Abdul Ghani ditulis Jumat (3/11/2023).

Saat ini, secara konsolidasi luas lahan sawit PTPN Group adalah 600 ribu hektar yang tersebar di sepuluh PTPN. Sedangkan untuk lahan tebu seluas 173 ribu hektare, terdiri dari 53 ribu HGU dan sisanya tebu rakyat yang dikelola oleh tujuh PTPN.

Pembentukan subholding, ujar Ghani, dilakukan dalam rangka, antara lain, untuk akselerasi sinergitas, optimalisasi sumber daya lebih mudah diintegrasikan, dan memperkuat daya saing PTPN sebagai instrumen negara.

“Holdingisasi sawit (PalmCo) bukan semata merjer. Ada program lanjutan, yaitu hilirisasi untuk menghadirkan minyak goreng 1,8 juta ton pada 2026 sehingga bisa memenuhi 40 persen kebutuhan minyak goreng domestik,” tutur Ghani.

Ghani menyampaikan, sebagai BUMN, PTPN mengemban berbagai penugasan, termasuk jika dibutuhkan di pasar untuk kepentingan negara. Dia menegaskan, berbagai aksi korporasi yang dilakukan holding di klaster perkebunan dan kehutanan tetap berada di bawah komando dan pengawasan pemerintah sebagai pemegang saham.

Dampak Positif

Aksi-aksi korporasi yang tengah dilakukan PTPN Group dinilai banyak pihak sebagai sebuah terobosan penting. Pembentukan subholding PalmCo, misalnya, Dekan Fakultas Pertanian IPB University, Prof. Dr. Ir. Suryo Wiyono, M.Sc.Agr. mengatakan, rencana pembentukan PalmCo akan memberikan dampak positif bagi masa depan industri sawit nasional serta mendorong kemajuan industri sawit Indonesia.

Menurut Suryo, keberadaan PalmCo akan menjaga stabilitas harga minyak goreng domestik. Beberapa tahun belakangan sering terjadi kelangkaan supply dan tingginya harga minyak goreng di pasaran.

“PalmCo dibentuk, salah satunya karena arahan presiden tentang ketahanan pangan nasional, khususnya terkait pemenuhan minyak goreng dalam negeri dan ini adalah fokus utama dari PalmCo. Kita berharap, PalmCo mampu meningkatkan produksi minyak goreng curah dalam negeri dan meningkatkan produksi CPO,” kata Suryo.

Suryo memperkirakan, produksi minyak goreng akan meningkat dari 460.000 ton/tahun pada 2021 menjadi 1,8 juta ton/tahun, atau empat kali lipat, pada 2026 lewat pembentukan PalmCO.

“Untuk dapat menyeimbangkan bisnis dan melayani kebutuhan masyarakat, maka caranya adalah dengan meningkatkan produktivitas kebun sendiri, meningkatkan produktifitas kebun rakyat, dan hilirisasi komoditas dalam minyak goreng,” ucap Suryo.

Hal senada juga disampaikan Dekan Fakultas Pertanian UGM, Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. Dia mengatakan, PalmCo akan memberikan dampak pembangunan yang signifikan bagi bangsa karena saat ini Indonesia masih membutuhkan agent of development, khususnya di bidang kelapa sawit.

“PalmCo akan menjadikan Indonesia sebagai produsen terbesar kelapa sawit dunia yang akan menciptakan pemerataan hasil perekonomian berkelanjutan. Karena PalmCo berkomitmen mengembangkan wilayah, mengurangi kesenjangan, dan menjamin pemerataan melalui program peremajaan sawit yang akan berdampak pada sekitar 120 ribu petani plasma beserta keluarga yang didukung melalui program replanting,” ujar Jaka.

Berbagai aksi korporasi yang dilakukan PTPN Group juga mendapat dukungan dari kementerian dan lembaga terkait, antara lain Kemenko Bidang Perekonomian terkait perubahan daftar program strategis nasional (PSN), Kementerian Sekretariat Negara dan Kementerian BUMN perihal penerbitan PP pengurangan struktur permodalan terkait integrasi PRPN Goup, serta Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, Kementerian ATR/BPN, dan Kementerian Keuangan, yang berkaitan dengan kewenangannya masing-masing.