Top Tags
  • adminadmin
  • November 14, 2023
  • 0 Comments

Mengacu hasil Evaluasi Produksi Akhir Giling GKP Tahun 2023 Per Perusahaan Gula yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan pada 10 November yang lalu, jumlah gula krisal putih (GKP) yang diproduksi seluruh pabrik gula Indonesia pada musim giling tahun 2023 mencapai 2.271.009 Ton dengan rendemen rerata 7,32%. Dari total produksi nasional GKP tersebut PT Sinegi Gula Nusantara (SGN) anak Perusahaan Holding Perkebunan PTPN III (Persero) memberi kontribusi sekira 33%, dengan menyisakan PG Camming yang hingga berita ini ditulis masih melaksanakan giling.

Dari sepuluh besar pabrik gula (PG) dengan rendemen tertinggi nasional, PT SGN berhasil memasukkan empat PG, yaitu PG Takalar, PG Pradjekan, PG Wonolangan, dan PG Gempolkrep. Bahkan PG Takalar berhasil mencapai rendemen tertinggi nasional dengan capaian 8,46%. Selain karena faktor iklim, hal ini tidak terlepas dari strategi yang dijalankan PT SGN pada musim giling tahun 2023 ini yaitu pelaksanaan sistem bagi hasil yang mampu mengedukasi petani untuk memperbaiki kualitas tebunya, baik saat budidaya maupun panen.

“Alhamdulillah terjadinya El Nino di tahun ini berhasil mendongkrak potensi pol tebu hingga maksimal. Dikombinasikan dengan strategi yang kami terapkan, berupa pelaksanaan mekanisme sistem bagi hasil, perbaikan kualitas mutu tebangan, sistem regionalisasi, dan tentu saja peningkatan efisiensi pabrik menjadikan kinerja tahun 2023 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan efisiensi pabrik sebesar 102% berpengaruh besar terhadap peningkatan rendemen yang meningkat 112% jika dibandingkan capaian tahun 2022”, demikian dipaparkan Aris Toharisman Direktur Utama PT SGN dalam keterangan rilisnya.

Kedepan PT SGN berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan petani, membantu pendanaan melalui sinergi BUMN dengan Himbara, dan memperluas pelaksanaan program Makmur bersama PT Petrokimia dalam pemenuhan pupuk bagi petani. Dengan program-program yang digulirkan PT SGN, diharapkan bukan saja mampu meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas kebun, tapi juga mengakselerasi pencapaian swasembada gula nasional.

  • adminadmin
  • July 16, 2024
  • 0 Comments

Direktur Keuangan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) anak perusahaan PTPN III (Persero) Holding Perkebunan, Hariyanto, menegaskan komitmen dalam mewujudkan swasembada gula nasional dengan diiringi penguatan petani, sehingga membawa dampak peningkatan kesejahteraan petani. Hal ini disampaikan di acara gelar teknologi dan seremonial panen dan tanam tebu program Makmur di kebun tebu Mangliwetan Bondowoso Kamis (04/07).

“Program Makmur ini salah satu rangkaian, bahwa kami harus bersinergi mensukseskan swasembada gula. Ekosistem sangat penting karena kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri, dari mulai benih, pupuk, pendanaan dari perbankan, hingga pabrik gula sebagai off taker. Yang terpenting pencapaian swasembada gula diiringi dengan penguatan petani dengan membantu akses permodalan, benih hingga saprodi – sarana produksi”, lanjutnya.

Salah satu kendala yang dihadapi petani tebu adalah akses dan ketersediaan saprodi diantaranya pupuk yang dibutuhkan tanaman untuk proses pertumbuhan dan peningkatan produktivitas. Hal ini disampaikan Rolis Wikarsono Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPC APTRI) PG Pradjekan.

“Lahan kami sekitar 6.500an hektar di hampir seluruh kabupaten Situbondo telah ter-cover Program Makmur – Program Mari Kita Majukan Usaha Rakyat, kami mendapatkan jaminan pupuk yang asli dan prosesnya hanya dua tiga hari, harganya kompetitif”, ungkapnya.

Petani mitra PG Pradjekan merupakan petani tebu yang pertama mengakses Program Makmur tiga tahun yang lalu. Dampak dari program tersebut kini dirasakan oleh para petani, selain jaminan ketersediaan pupuk, peningkatan produktivitas hingga peningkatan pendapatan petani.

“Tahun ini peningkatan produktivitas luar biasa, sebelumnya di 76 kini menjadi 110 ton per hektar, rendemen naik, pendapatan petani juga naik”, jelas Mohammad Sholeh Kusuma General Manager PG Pradjekan.

Kenaikan produktivitas tersebut dinilai cukup signifikan, mencapai 45% dari semula 76 ton per hektar menjadi 110 ton per hektar, kenaikan rendemen mencapai 9,9% dari 8,14% menjadi 8,94%, sehingga pendapatan petani meningkat dari semula Rp53,4 juta per hektar menjadi Rp69,4 kita per hektar.

Sementara itu Direktur Keuangan dan Umum PT Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid  memberikan apresiasi atas peningkatan produktivitas yang diraih oleh petani tebu mitra PG Pradjekan dan pihaknya menyakini melalui sistem bagi hasil dengan petani, ditambah dengan kinerja SGN petani akan tambah makmur.

“Setelah kami berdiskusi dengan mitra tadi kebetulan pabrik gula Prajekan ternyata rangking 1 terkait rendemen seluruh SGN. Selain itu, kami berterimakasih pada semua ekosistem yang berada di Program Makmur ini kami karena mensukseskan juga ketahanan pangan nasional,” pungkas Robby. Gelar Teknologi serta Seremonial Panen dan Tanam Tebu bertujuan meningkatkan kepercayaan petani dalam memanfaatkan ekosistem program Makmur serta aplikasi teknologi Smart Precision Farming pada komoditas tebu. Dalam kesempatan tersebut selain dilakukan prosesi tanam tebu perdana, juga dilakukan demo pemupukan yang menggunakan pesawat nir awak (drone).

  • adminadmin
  • July 16, 2024
  • 0 Comments

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 8 terus menunjukkan aksi nyata terhadap kontribusi yang diberikan kepada masyarakat dengan membagikan ratusan paket sembako untuk masyarakat di dua kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan.

“Hal ini menjadi aksi nyata dari kami Regional 8 untuk terus menunjukkan bahwa kami perduli kepada masyarakat khususnya sekitar wilayah kerja Regional 8” Ucap Maalun SEVP.

Maalun Lamau menyampaikan bahwa selain dari rangkaian HUT PTPN Group yang ke-28, TJSL ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan kontribusi secara langsung kepada masyarakat sekitar wilayah kerja PTPN I Regional 8.

“Harapan kami melalui paket sembako gratis yang didistirbusikan ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja Regional 8, yang selama ini telah banyak membantu dalam hal menjaga konsdusifitas usaha dan lingkungan perusahaan” tambahnya.

Program ini turut melibatkan Pemerintah Daerah setempat dalam pelaksanaan dan pendistribusiannya agar setiap paket sembako yang dibagikan tepat sasaran kepada warga yang membutuhkannya.

Total 300 paket sembako yang terdiri dari, beras, gula, minyak dan bahan pangan lainnya didistribusikan ke Kabupaten Takalar dan Kabupaten Wajo, dimana kedua Kabupaten tersebut merupakan wilayah kerja Regional 8 PTPN I.

Ratusan masyarakat baik dari Kabupaten Takalar dan Kabupaten Wajo terlihat sangat antusias dalam mengatri untuk mendapatkan paket sembako, terlihat juga antrian yang tampak tertib dari mulai hingga berakhirnya pendistribusian di setiap lokasi.

“Bantuan ini tentunya sangat bermanfaat bagi kami, Alhamdulillah, karena PTPN I Regional 8 sudah mau perduli dan terus memberikan yang terbaik bagi kami, harapannya agar PTPN I Regional 8 dapat terus maju dan sukses dalam menjalankan bisnisnya” Tanggap Sri, Masyarakat Kabupaten Takalar.

“Terima kasih Regional 8, selamat ulang tahun PTPN Group, bantuan ini akan membawa dampak yang sangat besar bagi kami masyarakat kecil, semoga hal ini bisa terus dilaksanakan kedepannya” Mursyid, masyarakat Kabupaten Wajo.

Maalun berharap kegiatan TJSL Regional 8 dapat terus berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas lagi kepada para masyarakat.

“Harapannya, program seperti ini akan terus ada, berkelanjutan, sehingga yang menerima manfaatnya tidak hanya di sekitar wilayah kerja kami, tapi dapat lebih meluas lagi” tutup Maalun.

  • adminadmin
  • July 16, 2024
  • 0 Comments

PT Mitratani Dua Tujuh yang merupakan anak Perusahaan Ex PTPN X ( PTPN I Regional 4 ) menyelenggarakan kegiatan khitan massal sebagai program CSR perusahan bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Kaliwates Jember yang dilaksanakan pada hari Kamis, 27 Juni 2024 di halaman kantor PT Mitratani Dua Tujuh.

Sebanyak 29 peserta hadir mengikuti acara khitan masal PT Mitratani Dua Tujuh yang terdiri dari warga dari lingkungan sekitar perusahaan serta anak karyawan musiman pabrik yang didampingi oleh orang tua/wali masing-masing anak dengan rentang usia mulai dari 4,5 – 12 Tahun.

Kegiatan ini sebagai salah satu rangkaian acara dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 PT Mitratani Dua Tujuh yang diperingati setiap tanggal 27 Juli.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dilanjutkan dengan sambutan Direktur PT Mitratani Dua Tujuh ” Tumbas Ginting” yang menyampaikan bahwa proses khitan merupakan rangkaian dari perjalanan hidup menuju dewasa yang bermanfaat bagi kesehatan.

“PT Mitratani Dua Tujuh sebagai salah satu bagian dari insan BUMN memiliki komitmen untuk memberikan manfaat bagi warga lingkungan perusahaan dan karyawan. Melalui kegiatan khitanan massal ini diharapkan PT Mitratani Dua Tujuh dapat diingat sebagai tempat yang menjadi salah satu rangkaian proses hidup menuju dewasa” ungkapnya.

Direktur PT Mitratani 27 ”Tumbas Ginting” saat memberikan sambutan. Selanjutnya pemberian bingkisan untuk peserta khitan yang berisikan seperangkat pakaian muslim dan uang saku bagi peserta. Selain itu juga diadakan games dengan hadiah doorprize untuk memberikan semangat dan hiburan bagi peserta.

Azib, salah satu wali dari peserta bernama Muhammad Alif, menyampaikan rasa syukurnya atas diadakannya khitan massal oleh PT Mitratani Dua Tujuh.

“Terima kasih banyak kepada PT Mitratani Dua Tujuh karena saya sangat terbantu, terutama karena acara ini bertepatan dengan liburan sekolah. Semoga PT Mitratani Dua Tujuh semakin maju dan sukses,” ungkapnya.

  • adminadmin
  • July 16, 2024
  • 0 Comments

Penjabat (PJ) Bupati Sanggau, Suherman, S.H., M.H, di damping Asisten II Sekretariat Daerah, Bappeda dan Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Sanggau melaksanakan pertemuan dengan Regional 5 PT Perkebunan Nusantara IV, bertempat di Ruang Rapat Bupati Sanggau, Kabupaten Sanggau. Selasa (25/06/2024).

Orang nomor satu di Kabupaten Sanggau itu menyatakan dukungannya terhadap inisiatif PTPN IV melalui Regional 5 dalam memperkuat pembangunan ekonomi berkelanjutan dan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Sanggau yang merupakan dua elemen kunci dalam memastikan kesejahteraan masyarakat. Langkah ini dianggap sebagai upaya strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi dan berperan penting dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dalam kesempatan ini, Regional 5 PTPN IV melakukan ekspose (sosialisasi) kepada Pemerintah Kabupaten (PemKab) Sanggau mengenai pentingnya kolaborasi antara PemKab Sanggau dan PTPN IV dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan ketahanan pangan. Indeks ketahanan pangan menurut Global Food Security Index (GFSI) diukur dengan menggunakan 4 (empat) indikator yakni keterjangkauan harga pangan (affordability), ketersediaan pasokan (availability), kualitas nutrisi (quality and safety), serta keberlanjutan dan adaptasi (sustainability and adaptation).

PJ Bupati Sanggau, Suherman,S.H, M.H, menyampaikan ketahanan pangan adalah landasan utama dari kehidupan yang sehat dan produktif. Ini bukan hanya tentang memiliki cukup makanan untuk semua orang, tetapi juga tentang akses yang adil dan keberlanjutan terhadap makanan berkualitas tinggi.

Dalam upaya mencapai ketahanan pangan berarti mampu untuk mengatasi kelaparan, malnutrisi, dan kerentanan terhadap fluktuasi harga pangan yang sering terjadi. Untuk mencapai tujuan ini, diperlukan upaya serius dalam hal produksi pangan berkelanjutan, distribusi yang adil, dan pendidikan gizi yang memadai.

Region Head Regional 5 PTPN IV yang diwakili oleh SEVP Business Support M. Zulham Rambe turut menyampaikan pandangannya mengenai hal yang sama, “Kami di PTPN IV Regional V sangat bersemangat untuk berkolaborasi dengan PemKab Sanggau dalam memperkuat pembangunan ekonomi berkelanjutan dan ketahanan pangan,” ujarnya.

Pengembangan sektor perkebunan dan berkelanjutan memiliki potensi untuk menciptakan lapangan kerja lokal yang sangat signifikan, dengan menginvestasikan sumber daya yang tepat dan memastikan kesempatan yang setara untuk semua masyarakat dalam mengakses peluang ekonomi dalam menghadapi tantangan dan perubahan serta stabilitas ekonomi jangka panjang.

Dipenghujung kegiatan PJ Bupati Sanggau, Suherman, S.H., M.H meminta agar Regional 5 PTPN IV terus meningkatkan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau biasa dikenal CSR di Kabupaten Sanggau.

Pemkab Sanggau berencana akan memberikan penghargaan/ award kepada setiap Badan Usaha yang telah memberikan CSR-nya. ” Harapan dengan diberikan award ini kepada para pelaku usaha baik BUMN maupun Swasta di wilayah Kabupaten Sanggau dapat membangun Kabupaten Sanggau menjadi lebih maju, hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah No. 10 tahun 2012, tentang tanggung jawab sosial perusahaan dan Peraturan Bupati No. 107 tahun 2021 tentang penyelenggaraan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan,” harapnya

  • adminadmin
  • July 16, 2024
  • 0 Comments

Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) melalui Sub Holding PTPN IV PalmCo dan FGV Bulkers, anak perusahaan BUMN Malaysia  Holdings Berhard (FGV) yang juga salah satu produsen sawit terbesar di dunia dan commercial arm dari Federal Land Development Authority (FELDA) menjajaki potensi kerjasama pemanfaatan biomassa sebagai bagian dari energi baru terbarukan.

Penjajakan kerjasama itu dilaksanakan FGV Bulkers dalam pemanfaatan cangkang sawit sebagai salah satu by product yang dihasilkan PTPN IV Regional III. Region Head PTPN IV Regional III Rurianto menyambut baik penjajakan kerjasama BUMN dua negara serumpun tersebut yang ia nilai sebagai bagian dari upaya memperkuat program net zero emission.

“Kami menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari FGV Bulkers untuk menjajaki kerjasama perluasan pemanfaatan biomassa sebagai energi baru terbarukan. Sebagai perusahaan milik negara, PRPN IV Regional III telah menempuh langkah-langkah percepatan pemanfaatan EBT, baik itu dengan keberadaan pembangkit tenaga biogas serta perluasan pemanfaatan biomassa,” kata dia dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Senin (8/7/2024).

Ruri menjelaskan bahwa perusahaan telah berkomitmen mendukung program PTPN Group dalam berkontribusi menurunkan emisi sebesar 29% pada 2030 dan target pemerintah menuju Net Zero Emissions 2060.

Cangkang sawit, kata dia, merupakan salah satu by-product atau produk sampingan yang dihasilkan perusahaan dan bisa menjadi andalan sebagai sumber energi baru terbarukan (EBT). Hal itu dikarenakan PTPN IV Regional III atau yang sebelumnya bernama PTPN V secara masif memanfaatkan pembangkit tenaga biogas sebagai sumber energi utama pada boiler pabrik kelapa sawit.

Pembangkit tenaga biogas merupakan sebuah teknologi melalui penangkapan gas metan atau methane capture yang dihasilkan limbah cair sawit atau palm oil mill effluent (POME). Gas metan itu selanjutnya diolah sedemikian rupa sehingga menjadi bahan bakar ramah lingkungan.

PTPN IV PalmCo Regional III diketahui telah mengoperasikan lima pembangkit tenaga biogas, dengan tiga unit diperuntukkan sebagai co-firing bahan bakar boiler dan dua lainnya menghasilkan energi listrik. Sementara, satu unit pembangkit tenaga biogas (PTBg) co-firing lainnya akan segera beroperasi pada tahun ini yang berlokasi di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Rokan.

“Keberadaan PTBg membuat perusahaan beralih dari yang sebelumnya menjadikan cangkang sebagai biomassa untuk boiler menjadi by-product yang bisa dimanfaatkan secara luas,” paparnya.

Pada 2023 misalnya, perusahaan menghasilkan 29.592 ton cangkang sawit atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 17.117 ton cangkang sawit. Cangkang sawit tersebut selanjutnya menjadi sumber energi baru terbarukan yang mulai menjadi pengganti bahan bakar fosil di sejumlah daerah di Indonesia.

Sementara itu, Head of Corporate Services FGV Bulkers Muhammad Bakri menjelaskan jika dia mendapat amanah untuk membangun komunikasi awal dan berkolaborasi membuka beragam potensi yang dapat dikembangkan dalam perkebunan sawit.

“Terutama kami melihat cangkang, kita berharap kolaborasi kedua belah pihak ini dapat menjadi langkah awal untuk bersama berkontribusi menuju net zero carbon,” ujarnya.

Sebelum ke PTPN IV Regional III, Bakri bersama kedua rekannya terlebih dahulu mengunjungi PTPN IV Regional I dan II, serta dilanjutkan ke PTPN IV Regional V Kalimantan untuk mengkaji potensi kerjasama kedua belah pihak.

“Insya Alla kami yakin kolaborasi antara FGV Bulkers dapat direalisasikan dan berkembang bersama ke arah yang lebih baik,” harapnya.

  • adminadmin
  • July 16, 2024
  • 0 Comments

Usaha pembaharuan energi listrik dengan memanfaatkan alam lingkungan asri yang dilakukan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Regional 4 Jambi, mendapatkan apresiasi dan pengakuan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) UP 3 Jambi. Bahkan PT PLN (Persero) memberikan Sertifikat Energi Terbarukan (Renewable Energy Certificate/REC).

Penyerahan sertifikat Renewable Energy Certificate atau REC ini, langsung dilakukan Manager PLN UP 3 Jambi, Ediwan kepada Senior Executive Vice President (SEVP) Operation PTPN IV Regional 4 Jambi , Ifri Handi Lubis di kantor PT PLN UP 3 Jambi, Sabtu (15/6/2024).

“”Apa yang dilakukan Regional 4 PTPN IV Jambi dengan memanfaatkan Air, Angin dan Surya untuk jadi bahan sumber energi terbarukan merupakan bukti keseriusan PTPN IV memanfaatkan energi yang ada dengan inovasi yang teruji dan terukur,”” kata Manager PT PLN UP 3 Jambi, Ediwan saat penyerahan sertifikat REC.

Menurut Ediwan, Sertifikat Energi Terbarukan atau REC adalah instrumen yang mewakili pengakuan resmi kepada Regional 4 PTPN IV Jambi yang telah memanfaatkan Air, Angin dan Surya menjadi sejumlah energi yang bermanfaat dan telah menghasilkan energi listrik yang luar biasa besar dan berdaya saing tinggi.

“”Air, Angin dan Surya yang dimanfaatkan adalah sumber listrik yang dapat diperbarui. Sertifikat REC ini, bukti bahwa PTPN  IV tidak hanya menunjukkan tanggung jawab lingkungannya, tetapi juga mendapatkan keuntungan kompetitif di pasar global yang semakin peduli terhadap isu-isu lingkungan,”” kata Ediwan.

Sementara, SEVP Operation Regional 4 PTPN IV Jambi, Ifri Handi Lubis mengatakan apa yang dilakukan merupakan bagian dari bentuk pelestarian lingkungan yang menjadi perhatian negara bahkan dunia. Semua dilakukan untuk menjaga keseimbangan alam lingkungan yang menjadi perhatian khusus dunia kepada negara Indonesia yang menjadi salah satu paru-paru dunia.

“”Presiden Jokowi punya perhatian khusus untuk kelestarian lingkungan. Bahkan Negara telah berkomitmen menjaga lingkungan yang asri dengan memanfaatkan yang ada alam sekitar . Kami melakukan semampu sebisa kami menjaga lingkungan sekitar, inilah hasilnya manfaatkan Air, Angin dan Surya menjadi energi listrik yang bisa menggerakan usaha kami,”” tegas Ifri Handi Lubis.

Penyebaran benih ikan Jelawat ini, kata Sekper, juga sebagai bukti bahwa PKS milik PTPN IV Regional 4 Jambi selalu menjaga dan melestarikan lingkungan untuk tidak tercemar dari sisa pengelolaan kelapa sawit menjadi bahan baku minyak goreng, yakni crude palm oil (CPO).

 “Yang terpenting, ikan Jelawat ini tidak perlu penanganan khusus. Makanan ikan yang tampak indah ini adalah tumbuhan atau biota di sungai. Ikan ini pemakan segala (omnivora) dan hidup dalam kelompok. Ikan ini bisa dikonsumsi dan harganya cukup menjanjikan di pasaran,” urai Hariman.

”Ini bukti bahwa kami selalu menjaga lingkungan dan tidak mencemarkan lingkungan. Kami buktikan dengan bisa hidupnya ikan Jelawat di kolam penampungan ketiga. Bila ikan bisa hidup dan beranak pinak, berarti tidak ada pencemaran zat kimia,” jelas Sekper PTPN IV Regional 4 Jambi.

Sekper menguraikan, di PKS, air atau limbah bekas proses kelapa sawit menjadi CPO ditampung di kolam yang diberi nama kolam pertama. Di kolam pertama ini, zat kimia serta cangkang kelapa sawit dan serabut akan terpisah dengan sendirinya. Bila sudah terpisah, akan mengalir ke kolam kedua, di mana di kolam ini akan terjadi pengendapan antara sisa cangkang, serabut, dan air.

“Air yang sudah terpisah itu masuk ke kolam ketiga. Airnya sudah bersih tanpa cemaran zat kimia. Tumbuhan serta ikan bisa hidup di kolam ini. Inilah yang kami buktikan dengan sebar ikan Jelawat. Pada waktunya, ikan ini bisa kami konsumsi dan warga juga bisa mengonsumsinya,” akhir Hariman Siregar.

  • adminadmin
  • July 16, 2024
  • 0 Comments

Region Head Regional 4 PTPN IV KSO Syahriadi Siregar didampingi Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum Sarjani dan rombongan bersama Komandan Korem (Danrem) 011 / Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imram, Dandim 0103 / Aceh Utara Letkol Makhyar, beserta tim napak tilas menempuh perjalanan ekstrem untuk bisa sampai ke Makam Pahlawan Nasional, di Desa Alue Rime, Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (02/07).

Region Head Regional 4 PTPN IV KSO Syahriadi Siregar menyebutkan, Makam pahlawan nasional Cut Meutia salah satu monumen sejarah perjuangan Indonesia, Cut Meutia adalah satu-satunya pahlawan nasional yang jasadnya tidak ditemukan oleh para penjajah pada masa itu, meskipun sudah berulang kali dicari sekutunya, sebab, jasadnya tersamar ditutupi rayap di lokasi makam, namun, ternyata cut meutia ditembak oleh penjajah di sekitar tiga ratus meter dari makam.

Kondisi makam pahlawan nasional Cut Meutia yang berada di kawasan pelosok hutan Aceh Utara sangat perihatin, kondisi makam Pahlawan nasional itu tampak tak terurus bahkan sampai kini akses untuk dilalui peziarah menuju ke makam belum ada jalan yang dikatakan layak, ucap Syahriadi.

“Sebenarnya ini sangat memprihatinkan, sebab, tak ada akses jalan yang bagus, tadi saya dan rombongan menggunakan motor trail dinas, namun hanya sampai pertengahan aja, sebab tidak bisa dilalui kendaraan, sudah kita coba menggunakan mobil offroad, namun juga tidak mampu hanya lima puluh meter tembus kesusahan, hanya mengandalkan berjalan kaki agar bisa sampai ke lokasi, karena keberadaan makam berada ditengah hutan,” tegasnya.

Sebenarnya banyak yang ingin berziarah apabila ada akses jalan yang memadai, dan ini bisa dijadikan wisata sejarah untuk mengingat perjuangan pahlawan dalam merebut kemerdekaan hingga rela menaruh jiwa dan raganya bertempur melawan penjajah, namun selain tidak ada akses jalan, kondisi makamnya juga kurang terus, hanya alakadarnya oleh seorang kerabat dikenal sebagai penjaga atau juru kunci bernama Muda Wali, jelasnya.

“Hari ini saya bersama Komandan Korem (Danrem) 011 / Lilawangsa bersama tim datang ke sini untuk meninjau langsung bagaimana akses jalan hingga kondisi makam, Insya Allah Mudah-mudahan kedepan pihak PTPN melalui dana CSR bersama TNI akan berupaya berpartisipasi untuk perbaikan makam,” sebut Syahriadi Siregar.

Region Head Regional 4 PTPN IV KSO beserta rombongan juga melaksanakan Doa bersama di Makam Cut Meutia yang dipimpin oleh Kapten Inf. Zulkhaizir.

  • adminadmin
  • July 16, 2024
  • 0 Comments

Dalam rangka meningkatkan pendapatan Wisata Agro Kebun Jollong Regional 3 PTPN I dan bertepatan dengan dimulainya Panen Kopi tahun 2024, telah menjadi agenda tahunan di Kebun Jollong dengan mengadakan acara Selamatan Wiwit Kopi ‘Gantingi’ dan bekerjasama dengan Pemda Pati (27/06).

Rangkaian acara tersebut ditandai dengan memetik buah kopi oleh Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, bersama Forkopimda didampingi Triyono Manager Kebun Balong – Jollong Regional 3 PTPN I.

Selanjutnya, dilakukan kirab gunungan hasil bumi sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan keselamatan segenap karyawan perkebunan dan warga setempat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang melimpah.

Gunungan berisi hasil bumi berupa sayur dan buah-buahan diarak dan diperebutkan oleh warga.

“Harapan kami pelaksanaan Panen dapat berjalan lancar dan karyawan yang bekerja diberikan keselamatan serta target produksi dapat terpenuhi. Selamatan wiwit kopi ini kami kemas menjadi event yang menarik berupa prosesi upacara adat Wiwit Panen Kopi yang akan dipromosikan melalui Media Sosial dan komunitas-komunitas di Kabupaten Pati, sehingga akan menarik para pengunjung untuk datang ke Wisata Agro Kebun Jollong.” tutur Triyono.

  • adminadmin
  • July 16, 2024
  • 0 Comments

Regional 5 PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) menggelar seremonial pengapalan perdana komoditas karet Ribbed Smoke Sheet (RSS) I dengan aturan European Union Deforestation Regulation (EUDR) pada Kamis, 4 Juli 2024 melalui pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Ekspor Karet RSS I sebanyak 40,5 ton dengan nilai penjualan sebesar US$ 95.170 atau setara Rp 1,5 miliar.

“Pengiriman ke Amerika ini sebenarnya bukan pertama kali dilakukan, namun kali ini merupakan ekspor pertama yang sudah mengimplementasikan regulasi EUDR. Tidak hanya Karet RSS 1, kedepan PTPN I Regional 5 akan mengimplementasikan Regulasi EUDR untuk komoditi Kopi dan Kayu.”, ungkap Winarto, Region Head PTPN I Regional 5.

Direktur Pemasaran PTPN III (Persero), Dwi Sutoro, menjelaskan bahwa per 1 Januari 2025 produksi kelapa sawit, karet, kopi, kakao, kayu, kedelai dan daging olahan yang masuk ke pasar Eropa harus sudah memenuhi standar regulasi EUDR.

“Ini merupakan sebuah langkah besar yang menunjukkan komitmen PTPN Group dalam menerapkan praktik budidaya perkebunan berkelanjutan, sehingga diharapkan dapat menjaga bisnis ini hingga anak cucu kita, khususnya dalam memenuhi permintaan pasar internasional akan produk yang selaras dengan alam.”, tambah Dwi Sutoro.

Selain itu PTPN Group bersama dengan stakeholders yang dikoordinasikan oleh pemerintah pusat, juga terus mendampingi petani rakyat untuk memastikan adanya keberlanjutan industri perkebunan dan kelestarian alam di Indonesia.

“Karena itu, mari kita bersatu untuk menyuarakan produk perkebunan Indonesia yang lestari serta meningkatkan kesejahteraan para petani Indonesia” tutup Dwi Sutoro.

  • adminadmin
  • July 16, 2024
  • 0 Comments

Dalam rangka meningkatkan kompetensi para pekebun sawit, PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) kembali menyelenggarakan kegiatan pelatihan dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Ditjen Perkebunan, Kementerian Pertanian.

Dengan kualifikasi yang dimiliki, PT RPN mendapat kepercayaan untuk memberikan pelatihan kepada pekebun sawit berbagai modul untuk meningkatkan kompetensi para pekebun sawit dalam meningkatkan produksi dan produktivitas.

Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan selama enam hari pada 24 s.d. 29 Juni di Medan, Sumatera Utara ini diikuti sebanyak 103 peserta yang berasal dari  Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Sumatera Utara, dengan modul ‘Teknis Budidaya Kelapa Sawit’.

Sebagai informasi, kegiatan pelatihan petani merupakan pelaksanaan (red-implementasi) program pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit dari BPDPKS dan Ditjen Perkebunan (Ditjenbun), sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan keterampilan pekebun dalam hal teknis budidaya.

Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara, Dr. Iman Yani Harahap mengutarakan pihaknya mendapat kepercayaan dari BPDPKS dan Ditjenbun untuk menyelenggarakan pelatihan petani sawit dengan berbagai modul, salah satunya modul Teknis Budidaya Kelapa Sawit.

Adapun tujuan dari pelatihan petani sawit dengan modul Teknis Budidaya Kelapa Sawit yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya tentang persiapan bahan tanam, lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman, dan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) melalui Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) telah memainkan peran yang penting dalam mengembangkan sumber daya manusia di sektor perkebunan kelapa sawit. “PPKS telah berdedikasi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas para pekebun dalam sistem usaha ini,” kata Dr. Iman Yani Harahap.

Pada pelaksanaannya, peserta pelatihan mendapatkan berbagai materi di antaranya kebijakan dan regulasi usaha Perkebunan kelapa sawit, bahan tanam, persiapan lahan, Teknik penanaman, pemeliharaan dan pengendalian OPT (Hama, Penyakit, dan Gulma).

Sambutan dan apresiasi kegiatan pelatihan yang diselenggarakan PT RPN disampaikan Herly Kurniawan selaku sekretaris tim pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan, Dr. M. Apuk Ismane, S.Pi, M.Si selaku Ketua Tim Kerja Sub Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan BPPSDMP – Kementerian Pertanian, Banua Pane,SP., M.Si selaku Kepala Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, dan drh. Sudarija selaku Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Labuhan Batu Utara.

Ungkapan terima kasih telah mengikuti pelatihan disampaikan salah satu peserta, Asnan. Pihaknya menyampaikan kesannya terhadap penyelenggaraan pelatihan ini.

“Saya sangat berterima kasih kepada BPDPKS dan Ditjenbun atas kesempatan mengikuti pelatihan ini. Dengan materi yang diberikan para instruktur kami berharap dapat pulang kembali ke daerah masing-masing dan mengaplikasikan ilmu yang kami dapat di wilayah masing-masing,” ungkapnya.

Untuk menambah pemahaman para peserta perihal Teknik Budidaya Tanaman Kelapa Sawit, para peserta dijadwal mengunjungi Kebun Adolina milik PT Perkebunan Nusantara IV di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai yang diselenggarakan pada 27 Juni 2024.

“Tujuannya tak lain untuk memberikan gambaran secara nyata perkebunan kelapa sawit yang dikelola sesuai dengan Good Agricultural Practices. Dan, mempraktikkan materi atau teori yang telah didapat selama pelatihan,” pungkas Dr. Iman Yani Harahap.