Top Tags
  • adminadmin
  • April 2, 2024
  • 0 Comments

PT Sri Pamela Medika Nusantara (PT SPMN) melalui Kasubdivisi Legal, S.H., M.H., bersama dengan  Staff.Kasubdiv. Legal dan Perizinan Muhammad Masykur, S.H., melakukan audiensi ke Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara Rabu (21/02).

Kegiatan ini bertujuan untuk penyeragaman dan pemahaman persepsi terkait Persetujuan Teknis (Pertek) untuk IPLC (Izin Pembuangan Limbah Cair) dan Rincian Teknis (Rintek) untuk Penyimpanan TPS Limbah B3 di seluruh unit perusahaan tersebut”, jelas Taufik Kemas.

Menurutnya berdasarkan Surat Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Direktorat Pencegahan Dampak Lingkungan Usaha dan Kegiatan Nomor: S.1806/PDLUK/PLT/PLA.4/7/2022 tanggal 01 Juli 2022, perihal Arahan Mekanisme Pengintegrasian Persetujuan Teknis dan Rincian Teknis ke Dalam Persetujuan Lingkungan, dijelaskan terkait Pertek Pembuangan Air Limbah ke Badan Air Permukaan dan Rintek Pengelolaan Limbah B3 atau Dokumen Rintek Penyimpanan Limbah Non B3.

“Melalui audiensi ini, PT SPMN ingin memberikan informasi bahwa 13 kliniknya telah memiliki Dokumen Lingkungan yang terintegrasi dengan NIB PT Sri Pamela Medika Nusantara sebelum berlakunya peraturan baru. Sehingga, untuk 13 klinik tersebut, tidak diperlukan Persetujuan Teknis untuk IPLC/Izin Pembuangan Air Limbah dan Rintek Penyimpanan TPS Limbah B3”, ungkapnya lebih lanjut.

Taufik menyebut dalam konteks ini penting untuk menyadari persetujuan teknis dan rincian teknis tidak hanya sekadar aturan formalitas. Akan tetapi, merupakan langkah konkret untuk mewujudkan konsep pembangunan berkelanjutan. “Dengan menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan regulasi lingkungan hidup, PT SPMN tidak hanya memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga berkontribusi positif terhadap pelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat sekitar antara lain: tanggung jawab bersama dalam pelestarian lingkungan, inovasi dan teknologi dalam pengelolaan limbah”, imbuhnya.

Melalui pendekatan secara holistik terhadap keberlanjutan lingkungan, PT SPMN dapat menjadi contoh inspiratif bagi perusahaan lain. Keberhasilan dalam memadukan pertumbuhan ekonomi dengan konservasi lingkungan dapat memicu perusahaan lain untuk mengikuti jejak yang sama, menciptakan efek domino positif.

Hasil dari audiensi tersebut, bukan hanya tentang pemenuhan regulasi, tetapi juga tentang bagaimana PT Sri Pamela Medika Nusantara mengambil peran aktif dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan holistic dan pelestarian lingkungan hidup.

  • adminadmin
  • April 1, 2024
  • 0 Comments

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah bagi seluruh umat manusia dan tentunya segala aktivitas kebaikan yang dilakukan mendapatkan ganjaran berkali-kali lipat dari biasanya. Salah satu kegiatan yang umumnya dilakukan pada saat ini adalah dengan mengadakan kegiatan berbagi di bulan Ramadhan.  Sebuah kalimat yang sering kita dengar dan identik dengan makanan serta takjil untuk berbuka. Sebagai insan yang diberkahi dengan kemampuan berpikir kreatif serta mampu memberikan manfaat, BUMN Muda LPP Agro Nusantara ingin memberikan makna lebih dalam dari berbagi itu sendiri. Tidak hanya terjadi dalam satu kali waktu, namun bisa meninggalkan legacy dan value yang suatu saat pasti akan bermanfaat.

Aksi berbagi yang dilatar belakangi oleh “Anak yang kemampuan motoriknya terus dirangsang akan tumbuh menjadi anak yang aktif, merangsang kemampuan motorik anak juga membantu meningkatkan kreativitas dan kecerdasan anak secara keseluruhan.” Diharapkan dapat memeberi nuansa baru yang berbeda melalui Berbagi Pengalaman dan Menanamkan Nilai Kemanusiaan yang peduli lingkungan sedari dini di lingkungan Taman Kanak-Kanak.

Kegiatan bertemakan “Green School” yang diadakan di TK Masjid Syuhada berlokasi di Jl. I Dewa Nyoman Oka No.13, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, diawali dengan kegiatan pembukaan yang disampaikan oleh Captain BUMN Muda – Meutia Ermina Thoif serta dilanjutkan penerimaan oleh Kepala Sekolah TK Masjid Syuhada – Ibu Ramilah, dengan serah terima secara simbolis kegiatan penanaman berupa pemberian bibit cabai.

Kegiatan berlangsung meriah dan disertai dengan antusiasme dari anak – anak dalam menanam beberapa  bibit cabai dan terong dengan menggunakan media yang terbuat dari botol bekas. Melalui program ini, BUMN Muda PT LPP Agro Nusantara juga ingin menanamkan nilai-nilai sustainability dengan memanfaatkan kondisi barang bekas di sekitar rumah yang mempunyai nilai manfaat. Kegiatan Green School ini sendiri diikuti oleh anak-anak dari 3 kelas yaitu kelas Adam, kelas Nuh dan kelas Musa dengan jumlah peserta kurang lebih 60 orang.

Kegiatan ini berlansung dari pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 10.30 WIB, serta ditutup dengan aktivitas berupa “coloring canvas with your magic hands”. Melalui kegiatan Green School dari BUMN Muda PT LPP Agro Nusantara diharapkan dapat memberikan manfaat dan menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan bagi anak-anak yang tentunya juga bermanfaat bagi perkembangan motorik kasar mereka demi perkembangan yang lebih baik di masa depan, serta meningkatkan sisi cognitive skill anak-anak.

  • adminadmin
  • April 1, 2024
  • 0 Comments

Pengurus Penyelenggara Kerohanian Islam (P2RI) PTPN I Regional 5 membagikan ratusan paket takjil gratis bagi para pengendara, tukang parkir, masyarakat sekitar dan ojek online Selasa (26/03).

Sebanyak 125 paket takjil gratis yang berisi air mineral, kurma, dan nasi kotak tersebut dibagikan di sore hari menjelang maghrib. Pembagian paket takjil gratis ini dilaksanakan setiap pekan selama bulan Ramadan.

Ketua P2RI Regional 5 PTPN I, Hening Indra Leksana mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program baru dan pertama kali dilakukan selama Ramadan yang diinisiasi oleh P2RI.

“Program ini merupakan salah satu wujud syukur dan kepedulian sosial karyawan di bulan yang baik ini kepada sesama dengan tidak membedakan status sosial.”, tambah Hening usai pembagian takjil gratis.

Hingga pekan ketiga Ramadan ini, sudah sebanyak 375 paket takjil gratis dibagikan.

“Masyarakat sekitar, pengendara, tukang parkir dan ojek online sangat antusias, ratusan paket yang dibagikan ludes tidak sampai 5 menit”, ungkap Hening.

Hening mengatakan program pembagian takjil gratis ini akan terus dilakukan oleh P2RI di tahun-tahun berikutnya dan akan menjadi program tetap tahunan.

  • adminadmin
  • April 1, 2024
  • 0 Comments

Mendekati masa tanam tembakau, PTPN I Regional 4 terus mempersiapkan strategi untuk mencapai target kinerja tahun 2024. Berdasarkan Rencana Kerja Operasional (RKO) Tahun 2024, Kebun Tembakau menargetkan luas lahan 675 Ha dengan produktivitas daun hijau 17,46 Ton/Ha. Upaya-upaya pencapaian target terus dilakukan, baik dari sisi on farm, off farm, maupun dari aspek lingkungan dan sosial.

Di sisi on farm, penyediaan bahan dan barang kebutuhan sarana produksi akan dipercepat, ditunjang dengan kebutuhan sarana di gudang pengering. Selain itu, dilakukan monitoring hasil pengolahan tembakau melalui pra inspeksi bersama untuk mengecek kesesuaian dengan permintaan pasar.

“Pengecekan kesesuaian permintaan pasar ini dilakukan untuk dapat meminimalisir adanya rework dan reject oleh pembeli,” terang Subagiyo, Region Head PTPN I Regional 4. 

Selain di sisi on farm dan off farm, Kebun Tembakau juga mengelola aspek lingkungan dan sosial, salah satunya dengan menggandeng aparatur negara seperti Polsek, Polres, dan Komandan Rayon Militer (Danramil) setempat. Sinergitas dengan aparatur negara ini berupa kegiatan FGD yang rutin dilakukan setiap bulannya.

FGD dengan Polsek, Polres, dan Danramil ini membahas mengenai pengamanan aset-aset kebun tembakau, hingga pengawalan kelancaran operasional mulai dari tanam, panen, hingga pengiriman produksi tembakau milik PTPN I Regional 4, yang meliputi area kerja wilayah Jember dan sekitarnya. Pihak Polsek, Polres, dan Danramil ini nantinya berkomitmen untuk dapat mengatasi hambatan operasional kebun tembakau berupa tindakan tegas kepada para pihak yang mempengaruhi situasi kondusif, baik berupa tuntutan perdata dan pidana.

Pada satu sisi, Regional 4 juga memberikan kontribusi secara nyata pada lingkungan berupa serapan tenaga kerja. “Harapannya, adanya FGD yang intens dilakukan, seluruh stakeholder dari kebun tembakau bisa bersama-sama menyukseskan proses bisnis sehingga tembakau akan menjadi bisnis yang berkelanjutan dengan serapan tenaga kerja hingga 20.000 orang,” tambah Subagiyo. Serta pemberian bantuan-bantuan kepada masyarakat Jember seperti perbaikan fasilitas umum dan sarana ibadah yang memiliki dampak peningkatan kesejahteraan perekonomian daerah setempat. Manajemen PTPN I Regional 4 juga siap mendukung penuh setiap kegiatan yang dilakukan oleh aparatur negara. Sinergitas ini akan terus dijalin dan ditingkatkan, sehingga kondisi sosial dan lingkungan akan terus kondusif.

  • adminadmin
  • April 1, 2024
  • 0 Comments

Badan Riset Inovasi Nasional melanjutkan kolaborasi yang berjalan apik bersama dengan Sub Holding Perkebunan Nusantara, PalmCo PTPN IV dalam pengembangan energi baru terbarukan limbah kelapa sawit.

Riset itu merupakan kerjasama lanjutan BRIN dan PTPN IV usai sukses melaksanakan penelitian dan pengembangan limbah cair sawit atau palm oil mill effluent (POME) menjadi biogas di PalmCo Regional III yang ada di Riau.

Lembaga yang dibentuk Presiden Joko Widodo itu kini meneliti potensi peningkatan produksi biogas yang ramah lingkungan melalui tandan kosong kelapa sawit pasca proses pencacahan dan fermentasi sebelum dicampurkan ke dalam POME. Kombinasi ini bertujuan agar gas methane yang diperoleh lebih baik dan stabil, sehingga energi yang diproduksi juga lebih konstan. Jika berhasil, maka kombinasi limbah cair dan padat menjadi biogas tersebut akan menjadi yang perdana di lingkungan PTPN.

“Terimakasih atas kerjasama baik yang terjalin selama ini. Kerjasama yang langsung bisa dirasakan manfaatnya. Baik itu biogas menjadi listrik, penurunan emisi gas rumah kaca, maupun mengurangi limbah,” kata Wakil Kepala BRIN Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian, M.Sc.,DESD., ASEAN Eng dalam kunjungan kerjanya ke Region Office PalmCo Regional 3 PTPN IV, Kota Pekanbaru, belum lama ini.

Penelitian BRIN sendiri di Perusahaan sawit terluas di dunia ini dilangsungkan di areal kluster riset dan inovasi BRIN- PalmCo Regional III PTPN IV Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Pagar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Lebih lanjut Amarulla menjelaskan bahwa secara umum BRIN mengusung tiga konsep dalam melaksanakan riset, yakni reguler research, apply research, dan action research.

“Khusus di PTPN IV ini bisa kombinasi regular research dan apply research. Artinya, hasil penelitian yang telah dirasakan manfaatnya masih bisa dikembangkan lagi. Juga bisa dikembangkan ke regional lain, bagaimana teknologi yang sudah terbukti di sini. Begitu juga pihak yang sudah dapat manfaat dari BRIN kepada sektor lain,” lanjutnya.

PalmCo Regional III PTPN IV Bersama BRIN diketahui telah menjalin kerjasama pemanfaatan energi baru terbarukan sejak lima tahun lalu. Hasilnya, para peneliti BRIN dan PalmCo mampu menghasilkan penemuan dan menyelesaikan pembangunan pemanfaatan limbah sawit menjadi biogas.

Project pertama yang diselesaikan adalah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Terantam Kabupaten Kampar yang bersumber dari limbah cair dan dikonversi menjadi tenaga listrik berkapasitas 1 Mega Watt yang hasilnya dimanfaatkan bagi operasional pabrik Palm Kernel Oil (PKO) Tandun.

Project kolaborasi dengan BRIN selanjutnya adalah di Sei Pagar, yang juga ada di Kampar. Di lokasi Pabrik Kelapa Sawit ini, BRIN mampu membangun Biogas co-firing yang mana energi yang dihasilkannya, dipergunakan sebagai sumber pengganti material pembakaran boiler pabrik kelapa sawit, yang selama ini mempergunakan cangkang sawit sebagai bahan baku.

Setelah dua keberhasilan tersebut, maka menurut Amarulla, BRIN menilai masih ada potensi riset lanjutan dari pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit. Sehingga para periset kembali melaksanakan penelitian dengan tema Pretreatment Tandan Kosong Kelapa Sawit Untuk Mendapatkan Slurry Enrichment Umpan Reaktor Untuk Peningkatan Produksi Biogas.

“Dari penelitian itu, diharapkan biogas yang dihasilkan bisa meningkat dari yang awalnya sebesar 120 meter kubik perjam saat pure POME, naik 25% menjadi 150 meter kubik perjam melalui pemanfaatan teknologi yang mengkombinasikan Tandan Kosong atau limbah padat Sawit”, jelas Amarulla.

“Kita semua tentu berkeinginan kerjasama ini akan terus berlanjut. Sehingga teknologi ini makin lama makin disempurnakan. Bayangkan jika teknologi ini nanti mendunia. Kita tidak hanya menghasilkan energi baru terbarukan tapi lebih jauh kita bisa membantu miliaran manusia mendapat oksigen dan membantu cuaca normal lagi. Bagaimana besarnya kontribusi pada dunia,” tuturnya retoris.

Sementara itu, Direktur Utama PalmCo PTPN IV Jatmiko Santosa menyambut baik penelitian lanjutan yang terakomodir melalui program Kerja Sama Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM 1 2022-2025) ini. Dia menjelaskan bahwa pihaknya akan terus komitmen mendukung penelitian tersebut sehingga nantinya teknologi yang efektif dan efesien bisa diaplikasikan di regional lainnya di Indonesia.

Jatmiko menjelaskan bahwa penelitian tersebut sejalan dengan grand strategy perusahaan yang mendukung program pemerintah dalam dekarbonisasi.

“Kami bersyukur PTPN IV PalmCo yang ada di Regional III Riau kembali dipercaya menjadi lokasi untuk kegiatan kerjasama Riset dan inovasi Indonesia Maju LPDP tahun ke-2 o. Ini menjadi salah satu langkah percepatan program prioritas Riset dan inovasi BRIN tahun 2024,” urainya.

Bagi Jatmiko, riset ini tidak hanya berpeluang menjadi pioneer bagi pembangunan Biogas kombinasi limbah padat dan cair di PTPN, langkah ini juga sejalan dengan semangat pemerintah dalam menggesa dekarbonisasi dan net zero emission yang dicanangkan.

“Sudah menjadi kewajiban dan kebutuhan kita dalam mendukung Net Zero Emissions 2060. Kita komit menjadi perkebunan negara yang menjadi backbone untuk hal tersebut,” tukas Jatmiko lagi.

Hal senada disampaikan Region Head Regional 3 PTPN IV Rurianto yang menyatakan pihaknya siap mendukung dan memfasilitasi riset ini sesuai dengan poin-poin yang disepakati bersama. Dia turut berharap riset ini mampu menghasilkan pengembangan teknologi produksi biogas yang mumpuni menjawab berbagai persoalan lingkungan.

“Kami berharap penandatanganan riset bertema Inovasi Teknologi Produksi Biogas dengan Gas Mix perdana di PTPN ini berhasil sehingga Biogas yang mengkombinasikan limbah cair dengan limbah padat ini bisa menjadi model kedepannya ,” lanjut Ruri.

Sementara Direktur Strategi dan Sustainability PalmCo PTPN IV Ugun Untaryo mengatakan perusahaan yang baru saja merger per Desember 2023 lalu tersebut memiliki asa tinggi untuk terus mendorong dan mengembangkan pemanfaatan biogas di wilayah kerja ataupun regional lainnya.

“Kami terus semangat membuka dan mengembangkan PTBG, tidak hanya di Regional 3, namun juga Regional 1 dan regional 2 (Sumatera Utara). Kami sangat senang dan berterimakasih karena melalui BRIN kami dikenalkan bagaimana upaya nyata dalam mengemisi karbon,” katanya.

Terlebih lagi, ia melanjutkan bahwa progam yang dilaksanakan kedua belah pihak telah mampu mengatasi sekitar 60 persen emisi karbon di PTPN IV. “60 persen emisi karbon kami selesai karena project ini. Kami antusias kedepannya project apalagi yang bisa kita lakukan Bersama,” tutup Ugun.

  • adminadmin
  • April 1, 2024
  • 0 Comments

Dalam rangka mendukung pengembangan produk lokal serta mempromosikan potensi produk halal, dengan bangga PTPN I Regional 4 mengambil langkah untuk berpartisipasi dalam acara Jatim Trade Halal Festival (JTHF) 2024 yang telah berlangsung sejak Rabu (13/03) hingga Sabtu (06/04) mendatang, berlokasi di Surabaya Town Square (SUTOS). Bergabungnya PTPN I Regional 4 dalam acara ini diharapkan dapat menciptakan sinergi antara industri, konsumen, serta pemangku kepentingan lain guna memperkuat ekosistem produk halal di Jawa Timur.

Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang Perkebunan, PTPN I Regional 4 terus menjaga komitmennya untuk mendukung inisiatif pemerintah dalam pengembangan ekonomi lokal. Hal ini dapat terlihat dari beragam produk unggulan PTPN I Regional 4 yang berasal dari pengolahan sumber daya alam lokal seperti berbagai produk berbahan pisang yaitu beras pisang, stik pisang, sale pisang, keripik pisang, dan rambak pisang serta edamame, jamur crispy, okra dan nata de aloe vera.

Dengan hadirnya beragam produk dari Regional 4 PTPN I ini juga sekaligus bentuk upaya perusahaan dalam memperluas jangkauan pasar produk-produk lokal, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi produk halal, serta meningkatkan jaringan kerjasama yang berkelanjutan dengan pihak-pihak terkait dalam industri halal.

  • adminadmin
  • April 1, 2024
  • 0 Comments

Direktur PIESAT Information Technology, Zhang Jing mengunjungi Kantor Direksi PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Senin (25/03) di Bogor. PIESAT merupakan perusahaan Internet Satelit terkemuka di Tiongkok yang memiliki platform layanan cloud penginderaan jauh dan informasi geografis pertama PIE-Engine yang mewujudkan lokalisasi perangkat lunak dasar penginderaan jarak jauh.

“Penelitian adalah inti bisnis kami yang menyumbang sekitar 90% dari total pendapatan kami, terutama dari penjualan produk dan teknologi, serta layanan bisnis. Oleh karena itu, agar pertumbuhan bisnis perusahaan tetap berjalan, kami harus selalu menyempurnakan produk dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pemangku kepentingan saat ini, serta mengoptimalkan potensi kolaborasi penelitian dengan pihak lain”, Ungkap Iman Yani Harahap Direktur PT RPN.

PIESAT telah melaksanakan dan berpartisipasi dalam serangkaian proyek strategis nasional yang besar. Tujuan mereka adalah melayani industri di bidang sumber daya alam, lingkungan ekologi, manajemen darurat, meteorologi, kelautan, pemeliharaan air, pertanian, dan industri lainnya.

“Kami dapat memberikan solusi menyeluruh untuk aplikasi informasi spasial seperti produk perangkat lunak dasar, desain dan pengembangan sistem, dan layanan cloud penginderaan jauh untuk pemerintah, perusahaan, universitas, dan departemen terkait lainnya”, kata Zhang Jing Direktur PIESAT Information Technology.

Kunjungan tersebut diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Riset Perkebunan Nusantara dan PIESAT Information Technology tentang Peningkatan Efisiensi Pengelolaan Perkebunan Melalui Kegiatan Riset dan Komersialisasi Pemanfaatan Data Satelit.

Dengan adanya MoU ini, diharapkan emua pihak dapat melaksanakan kegiatan yang direncanakan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan perkebunan melalui penelitian dan komersialisasi, dengan tetap memperhatikan tata kelola perusahaan yang baik dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Direktur PT RPN, Iman Yani Harahap; SEVP Operation I, Tjahjono Herawan; SEVP Operation II, Misnawi; Kepala Divisi Produksi Operation II, Erwin Prastowo dan Kepala Divisi Operasional Riset, Sri Wening. 

  • adminadmin
  • March 28, 2024
  • 0 Comments

Komisi II DPRD Kabupaten Situbondo menggelar Kunjungan Kerja terkait Produksi Gula Masa Giling Tahun 2023 dan Kesiapan Bahan Baku Masa Giling Tahun 2024 di Kantor Representatif PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Surabaya Selasa (26/03).

“Dulu di Situbondo ada istilah, nenek moyangku adalah petani tebu. bahwa Situbondo penghasil tebu. Bila ada pergeseran berarti entah sistemnya yang salah atau apalah kita cari solusinya bersama”, jelas H. Abd Rahman Koordinator Komisi II DPRD Kabupaten Situbondo.

Rahman menambahkan jumlah pabrik gula awalnya tujuh PG dan saat ini tinggal tiga PG di Situbondo. Kompetisi tidak sehat terkait perolehan bahan baku tebu (BBT) dikuatirkan menyebabkan tebu banyak digiling keluar wilayah mengingat potensi tanaman tebu yang ada di Situbondo sangat besar. Secara nasional hal ini akan menghambat upaya pencapaian swasembada gula nasional karena pola transaksional perolehan BBT tersebut tidak didasarkan mutu melainkan hanya pada bobot. Menurutnya apabila tebu tersebut dibawa keluar wilayah maka berpotensi mengurangi pendapatan asli daerah (PAD) Situbondo.

Terkait dengan hal tersebut Imam Cipto Prayitno Senior Excecutive Vice President (SEVP) Operation II SGN menyampaikan sistem bagi hasil (SBH) yang telah berjalan dianggap lebih fair dimana kualitas tebu akan menentukan besar proporsi bagi hasil untuk petani dan ditambah dengan kesiapan giling pabrik gula SGN sehingga tebu petani dapat tergiling optimal di pabrik gula Situbondo tidak dibawa keluar wilayah..

“Kami berharap support dukungan lebih lanjut pada DPRD Situbondo utamanya dalam hal ini Komisi II tentang operasional pabrik gula yang ada di Situbondo. Mulai tahun lalu 2023, PG Assembagoes mulai pulih, jadi gilingnya udah mulai diatas existing. Biasanya hanya 2.400 TCD (tone cane per day), tahun kemarin sudah 3.500 TCD dan insyaAllah tahun ini direncanakan diantara 4.000 – 4.500 TCD”, ungkap Imam Cipto Prayitno.

Kondisi pabrik gula eksisting SGN yang ada di Situbondo siap untuk menggiling tebu milik petani, kapasitas giling PG Pandjie sekitar 1.800 TCD dan di PG Wringinanom 1.200 TCD, sehingga total kapasitas giling di wilayah Situbondo sekitar di 7.000 hingga 7.500 TCD  sudah termasuk sangat besar di Indonesia.

“Kinerja PG SGN di Situbondo mampu mengoptimalkan potensi bahan baku tebu yang ada, sehingga tebu tersebut tidak perlu keluar kota yang menambah jarak dan waktu tempuh, justru akan menurunkan bahkan merusak potensi kualitas tebu”, ujarnya lebih lanjut.

  • adminadmin
  • March 28, 2024
  • 0 Comments

Momentum Ramadan digunakan untuk kegiatan sosial oleh PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) anak perusahaan PTPN III (Persero) Holding Perkebunan yang bergerak dalam komoditi gula, diantaranya buka puasa bersama dan membagikan bingkisan takjil kepada masyarakat pengguna jalan Jembatan Merah depan Kantor Representative Office Surabaya Selasa (26/03). Jajaran direksi yakni direktur utama dan seluruh Senior Executive Vice President (SEVP) turut membagikan bingkisan takjil berupa makanan dan gula kemasan NUSAKITA produksi SGN.

“Ini adalah safari Ramadan keempat setelah pertama di PG Cinta Manis Palembang, kemudian yang kedua ada di PG Sragi Pekalongan, ketiga ada di PG Takalar di Makassar dan keempat ada disini di kantor pusat”, jelas Aris Toharisman dalam sambutannya.

Aris Toharisman menyebut kegiatan yang digelar bertujuan mempererat silaturahmi, kekompakan dan juga kebersamaan seluruh karyawan serta untuk mengambil hikmah pelajaran dari bulan puasa dalam menjalankan aktivitas sehari-hari terutama ketika bekerja di PT SGN.

“Tadi saya sampaikan bagaimana kita berpuasa tidak ada yang melihat tetapi kita tidak berani minum, makan walaupun sedang sendirian. Jadi demikian maksud saya bapak ibu, semua karyawan SGN di dalam bekerja tidak harus karena diawasi oleh atasannya, tidak harus karena dilihat atau berhadapan dengan karyawan yang lain tapi tetap kita tunjukkan bahwa kita melakukan aktivitas itu dengan benar dan baik. Itu salah satu hal yang patut kita bawa dari kebiasaan berpuasa ini kedalam kehidupan nyata terutama dalam kita bekerja”, jelasnya kemudian.

Dalam kesempatan tersebut, Aris Toharisman juga memberikan apresiasi kepada seluruh karyawan SGN atas capaian kinerja di tahun 2023 sekaligus mengajak untuk semakin bersemangat meningkatkan produktivitas untuk dapat meraih target yang telah ditetapkan oleh pemegang saham. Kegiatan serupa juga dilaksanakan di unit pabrik gula yang dikelola SGN.

  • adminadmin
  • March 27, 2024
  • 0 Comments

Pabrik Gula Sragi, unit pabrik gula PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) anak perusahaan PTPN III Persero Holding Perkebunan yang memiliki komoditas gula menjadi benteng terakhir pabrik gula di Wilayah Pantura Jawa Tengah bagian barat karena saat ini PG Sragi menjadi satu-satunya PG milik PTPN Group yang masih beroperasi di wilayah ini. Hal ini disampaikan Sri Pratomo General Manager PG Sragi Jumat (22/03) dalam acara Safari Ramadan di PG Sragi Pekalongan.

“PG Sragi menjadi benteng terakhir di pantura Jawa Tengah, beberapa pabrik gula PTPN Group telah dinonaktifkan. Hal ini dampak dari kondisi land bearing capasity yang tidak mendukung sehingga pasokan bahan baku (BBT) semakin lama semakin berkurang”, ungkap Sri Pratomo.

Menurut Sri Pratomo Idealnya PG Sragi dengan kapasitas giling 3.000 TCD (ton cane per day) itu menggiling tebu sejumlah 400.000 ton atau dengan ketersediaan lahan kurang lebih seluas 5.500 Ha dengan radius kebun maksimal 60 km dari pabrik gula. Menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya untuk menjaga performa kinerja pabrik optimal. Saat ini pasokan BBT berasal dari mitra PTR (Petani Tebu Rakyat) , lahan tebu milik Regional 3 PTPN 1 dan agroforestri Perhutani sedangkan lahan tebu sendiri baru akan dikembangkan untuk tebu giling 2025.

“Dengan adanya Reorganisasi PTPN Group yang melahirkan PT Sinergi Gula Nusantara sebagai pemegang amanah untuk mengelola pabrik gula dan terbitnya Perpres No. 40 tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula dan Bioetanol juga telah memberi ruang kesempatan baru bagi kami untuk bangkit dan berbenah. Kami menyadari ruang kesempatan itu tidak luas dan tidak datang dua kali, maka dari itu dalam satu dua tahun ini, kami harus mampu menunjukan progress yang positif atau lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya sehingga kembali bisa menumbuhkan minat para mitra, utamanya petani untuk kembali menanam tebu”, jelasnya lebih lanjut

Secara historis Jawa Tengah memiliki potensi yang cukup besar untuk komoditas tebu, hal ini didukung fakta sejarah keberadaan pabrik gula yang banyak di Jawa Tengah di masa lalu 

“Fokus kami kedepan PG Sragi membangun basis kemitraan dengan Petani sehingga ada kepastian pasok BBT”, ujar Sri Pratomo.

Pihaknya akan menyewa lahan dari masyarakat, sehingga pada tahun selanjutnya masyarakat dapat meneruskan menggarap sendiri lahan tebu tersebut. Harapannya luasan lahan dan jumlah petani tebu bertambah. Sedangkan untuk membantu kebutuhan saprodi (sarana produksi pertanian) petani, PG Sragi bekerjasama dengan PT Petrokimia Gresik melalui program MAKMUR untuk pemenuhannya. Sedangkan terkait pendanaan, pihaknya menghubungkan petani dengan perbankan.

“Salah satu strategi SGN yakni menerapkan pola regional, sehingga saling bahu membahu terutama dalam pemenuhan kapasitas bahan baku tebu. PG Sragi masuk dalam regional Jawa Tengah yang terdiri dari 8 pabrik gula yang saling bersinergi”, jelas Aris Toharisman Direktur PT Sinergi Gula Nusantara.

Aris Toharisman melanjutkan, upaya untuk mewujudkan swasembada gula nasional melibatkan berbagai pihak termasuk petani tebu dan akan tentunya berdampak terhadap tingkat kesejahteraan petani tebu.

Kedelapan pabrik gula tersebut meliputi PG Sragi, PG Rendeng, PG Mojo, PG Soedhono, PG Poerwodadie, PG Redjosarie, PG Pagottan, dan PG Lestari.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Utama PTPN III Persero Holding Perkebunan Mohammad Abdul Ghani beserta jajaran, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Aris Toharisman beserta jajaran, Region Head PTPN I Regional 3, Tri Septiono beserta jajaran,  Seluruh GM Pabrik Gula Regional Jateng, mitra Petani Tebu Rakyat dan Karyawan Pabrik Gula Sragi.