Top Tags
  • adminadmin
  • November 3, 2023
  • 0 Comments

Dilansir dari ANTARA, Kementerian Pertanian mengajak pemerintah daerah untuk ikut menyosialisasikan dan memaksimalkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian sehingga target serapan pada tahun ini bisa dicapai.

Direktur Pembiayaan Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Indah Megahwati mengatakan, sekitar Rp40 triliun KUR pertanian masih belum tersalurkan kepada petani dan pelaku usaha kecil menengah di sektor pertanian. Pemerintah menargetkan KUR pertanian bisa terserap total Rp100 triliun hingga akhir tahun.

“Saat ini kami mempunyai target Rp100 triliun. Yang sudah terserap saat ini (hingga Oktober 2023) sekitar Rp60 triliun sekian,” kata Indah saat dijumpai dalam acara diskusi UMKM di Universitas Indonesia, Depok.

Sektor perkebunan, terutama pada perkebunan tebu dan kelapa sawit, menyerap KUR paling banyak pada tahun ini dibandingkan sektor lainnya seperti tanaman pangan, hortikultura, dan peternakan.

Menurut Indah, tingginya serapan KUR pada sektor perkebunan juga didukung dengan adanya model bisnis dengan tingkat kepercayaan yang sudah terbentuk.

Indah mengatakan realisasi penyaluran KUR pertanian dari tahun ke tahun hampir selalu melampaui dari target. Dia menyebutkan KUR yang tersalurkan pada 2021 mencapai angka sekitar Rp85 triliun dari target Rp70 triliun dan pada 2022 mencapai Rp113 triliun dari target Rp90 triliun.

“Memang ada sedikit penurunan untuk serapan KUR (sektor pertanian) karena kita baru bangkit ekonominya dari yang tadinya untuk mengakses pembiayaan dengan kredit ini cukup besar,” kata Indah.

Meski penyaluran masih cukup rendah, Indah optimis penyaluran KUR bisa maksimal hingga akhir tahun mengingat kondisi ekonomi Indonesia sudah kembali pulih. Apalagi, Kementan juga telah mendorong petani untuk memanfaatkan KUR dan asuransi pertanian sebagai antisipasi kerugian akibat gagal panen karena dampak el nino.(LKBN Antara)

  • adminadmin
  • November 2, 2023
  • 0 Comments

Komitmen PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak perusahaan PTPN Group, melawan narkoba diwujudkan dengan ditandatanganinya Pakta Integritas anti narkoba oleh seluruh karyawan dan dilanjutkan dengan Sosialisasi Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, Psikotropika & Zat Adiktif oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya Rabu (01/11) di Surabaya.

“Bahaya narkoba sangat dekat dengan lingkungan kita, sehingga perlu meningkatkan kewaspadaan. Untuk itu SGN berkomitmen berperang melawan narkoba, salah satunya diwujudkan dengan penandatangangan komitmen bersama dan Pakta integritas oleh karyawan”, terang Bambang Eko Prasetyo, Senior Executive Vice President Business Support SGN dalam keterangan rilisnya.

Pihaknya menambahkan bahwa upaya melawan narkoba juga sebagai langkah SGN dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas di tahun 2045.  Efek negatif dari penyalahgunaan narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya berpengaruh terhadap kualitas generasi bangsa selanjutnya, sehingga sedini mungkin dilakukan langkah pencegahan.

“Efek negatif dari penyalahgunaan narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya cukup besar terhadap kualitas generasi bangsa, maka manajemen menggandeng BNN Surabaya untuk melakukan sosialisasi di lingkup SGN. Kami berkomitmen mendukung terwujudnya Indonesia Emas dengan mencetak generasi yang berkualitas”, jelas Bambang selanjutnya.

Pihak BNN menyebut penyalahgunaan narkoba telah terbukti merusak masa depan bangsa di berbagai negara, termasuk Indonesia. Oleh karena itu perlu dukungan semua pihak, baik dari masyarakat hingga pemerintah, untuk terus melakukan kampanye pencegahan penyalahgunaan narkotika.

“Hak dan kewajiban masyarakat untuk turut melakukan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika atau P4GN, salah satunya seperti yang dilakukan oleh SGN hari ini. Gerakan penanggulangan penyalahgunaan narkoba memerlukan upaya yang terpadu dan komprenhensif, untuk itu metode yang paling efektif dan mendasar adalah metode promotif dan preventif. Upaya yang paling praktis serta nyata adalah represif dan upaya yang manusiawi adalah kuratif serta rehabilitatif”, terang Agus Khoirul Huda, Kasubag Umum BNN Kota Surabaya dalam paparannya.

Sosialisasi tersebut dihadiri BNN Surabaya sebagai narasumber dan diikuti seluruh karyawan dan manajemen SGN di Kantor Representatif (RO) Surabaya dan ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama perang melawan narkoba. Sosialisasi tidak hanya dilakukan di RO Surabaya, bahkan sudah dilakukan di semua unit kerja SGN, yaitu 36 pabrik gula yang tersebar di enam provinsi Indonesia.

  • adminadmin
  • October 31, 2023
  • 0 Comments

Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Anak Perusahaannya, PT Perkebunan Nusantara XIII (PTPN XIII) salurkan beasiswa kepada 20 orang mahasiswa Senin (30/10) di Pontianak. Kredit Foto :Rilis PTPN XIII

Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Anak Perusahaannya, PT Perkebunan Nusantara XIII (PTPN XIII) salurkan beasiswa kepada 20 orang mahasiswa Senin (30/10) di Pontianak. Penerima beasiswa tersebut berasal dari 10 kabupaten yang termasuk ke dalam wilayah kerja utama TJSL PTPN XIII yakni dari Universitas Tanjungpura Pontianak, Institut Agama Islam Negeri Pontianak,  Politeknik Negeri Pontianak, Perguruan Tinggi Negeri Kemenkes Banjarmasin, Universitas Palangkaraya, Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Politeknik Negeri Tanah Laut, Universitas Mulawarman Samarinda, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Politeknik Negeri Samarinda, dan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.

“Langkah ini merupakan salah satu bukti upaya PTPN Group untuk terus mengambil peran strategis dalam mendorong peningkatan potensi daerah melalui penyelenggaran program TJSL”, jelas Rizal H. Damanik Direktur PTPN XIII dalam keterangan rilis.

Menurut Rizal, kemampuan, pengalaman, dan sumber daya yang dimiliki PTPN XIII menjadi sumbangsih untuk pengembangan potensi daerah serta kemakmuran masyarakat di sekitar wilayah operasi. PTPN XIII yakin insklusivitas dan kearifan lokal harus tetap dijaga. Selain beasiswa, diberikan pembekalan soft skill yang berguna bagi pengembangan kapasitas seperti wawasan kebangsaan, pelestarian lingkungan dan budaya, sikap toleransi, komunikasi dan kepemimpinan, serta pengembangkan kualitas diri bagi penerima beasiswa.

“PTPN XIII berharap, hal ini dapat membantu para penerima beasiswa untuk menjadi pribadi yang lebih unggul. Mereka juga diharapkan siap menjadi agent of change untuk daerahnya masing-masing. Langkah yang diambil PTPN XIII ini menjadi fokus utama sebagai pilar sosial TJSL. PTPN XIII akan selalu fokus dalam mengembangkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan kualitas pendidikan”, terang Rizal lebih lanjut

Sementara itu, rangkaian Program Pemberian Beasiswa D3-S1 merupakan program lanjutan yang telah digagas sejak 2021 lalu. Hal itu sesuai dengan arahan pemerintah serta rencana pembangunan daerah dan nasional. PTPN XIII percaya, peningkatan akses terhadap pendidikan tinggi dapat meningkatkan kualitas serta kemandirian masyarakat lokal di sekitar operasi perusahaan. Pelaksanaan program yang telah dimulai sejak 2021 tetap dengan melakukan proses seleksi awal penerima beasiswa.

Selama melaksanakan program pemberian beasiswa D3-S1 PTPN XIII juga telah memiliki beberapa pencapaian yaitu mampu meningkatkan akses terhadap pendidikan tinggi di wilayah sekitar operasi Perusahaan.

Beberapa desa di sekitar perusahaan yang mendapatkan manfaat dari program ini adalah Desa Kelompu, Desa Sebuduh, Desa Kampuh, Desa Sungai Mayam, Desa Pemuda, Desa Ambungan, Desa Modang, Desa Lombok, Desa Semuntai, dan Desa Pait

“Melihat manfaatnya yang cukup besar bagi peningkatan pendidikan, program tersebut akan terus dilaksanakan. Hal ini akan mempengaruhi peningkatan kualitas dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang”, tutup Rizal.

  • adminadmin
  • October 31, 2023
  • 0 Comments

PTPN I sebagai Surviving Entity Supporting Co berkomitmen dalam pembangunan pertanian di Indonesia yang lebih baik dan bisa menciptakan ketahanan pangan. Nasional. Kredit Foto: Rilis PTPN I

Holding Perkebunan Nusantara terus bertransformasi, diantaranya membentuk Supporting Co yang terdiri dari PTPN I sebagai Surviving Entity Supporting Co, PTPN II, PTPN VII, PTPN VIII, PTPN IX, PTPN X, PTPN XI, PTPN XII dan PTPN XIV.  

“ Pembentukan Supporting Co juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan di PTPN, dapat memberikan layanan dan dukungan bagi kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis dari PTPN. Dengan adanya Supporting Co, karyawan PTPN akan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi dan kompetisi sehingga dapat mengambil peran yang lebih strategis dalam operasional dan pengembangan bisnis PTPN”, terang M Febriansyah dalam keterangan tertulis yang dikirim.

PTPN I sebagai Surviving Entity Supporting Co berkomitmen dalam pembangunan pertanian di Indonesia yang lebih baik dan bisa menciptakan ketahanan pangan Nasional. Diharapkan Supporting Co dapat mendukung 3 dari 7 prioritas Nasional. Yakni Pertama memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan.  Kedua, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan hasil pembangunan. Ketiga, membangun lingkungan hidup, serta meningkatkan ketahanan atas bencana dan perubahan iklim.

“Supporting Co nantinya menjadi pengelola aset perkebunan PTPN unggul di Indonesia dengan bertujuan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian dan mengoptimalkan sumber daya alam berkelanjutan dengan prinsip ramah lingkungan. Pembentukan Supporting Co juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan di PTPN, dapat memberikan layanan dan dukungan bagi kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis dari PTPN. Dengan adanya Supporting Co, karyawan PTPN akan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi dan kompetisi sehingga dapat mengambil peran yang lebih strategis dalam operasional dan pengembangan bisnis PTPN”, jelas Febriansyah lebih lanjut.

Pihaknya berharap bisa mewujudkan perusahaan ramah lingkungan melalui pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan, memperhatikan prinsip konservasi lingkungan, kesejahteraan masyarakat dan tata kelola perusahaan yang baik. Sehingga kemakmuran dan kesejahteraan yang dicapai generasi sekarang tidakakan mengorbankan kepentingan generasi mendatang.

“Semoga Supporting Co akan mencapai target lebih besar yang dicanangkan oleh Pemerintah menjadi perusahaan pengelolaan aset perkebunan unggul dan terbaik di Indonesia di masa mendatang yang mampu menjaga ketahanan pangan dan energi”, tutupnya.

Suhendri Direktur PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) (Kiri) menunjukkan naskah kerjasama sesuai menandatangani kesepakatan dalam acara Kick Off Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah Provinsi Jawa Timur Senin (30/10) di Surabaya. Kredit Foto:Rilis SGN

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak perusahan dari PTPN Group, kembali menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan Inovasi berbasis potensi menuju Indonesia Emas dengan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Suhendri Direktur SGN dan Aliridho Barakhbah Direktur PENS dalam acara Kick Off Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah Provinsi Jawa Timur Senin (30/10) di Surabaya.

“SGN mendukung terwujudnya Indonesia Emas di tahun 2045 nanti dengan melahirkan SDM berkualitas melalui kerjasama dengan perguruan tinggi. Kali ini kami menggandeng PENS dan Konsorsium dari 14 Perguruan Tinggi Vokasi”, terang Suhendri dalam keterangan rilisnya.

Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini,  dilakukan kerja sama berupa Riset dan Publikasi bersama, Pelatihan dan Pengembangan SDM, Program Magang, Kerja Praktek, Pengabdian Masyarakat dan Kolaborasi dalam berbagai kegiatan. Termasuk juga dalam kegiatan berbasis ekosistem, terutama di bidang Vokasi.

Andri Suryandari Humas Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah menjelaskan tujuan dari kerjasama yang dilakukan dengan SGN akan menjadi bentuk kekuatan dalam pentahelix dan sebagai suporter dalam kegiatan di Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah. PENS menjadi koordinator serta pengampu dalam Program Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah di Provinsi Jawa Timur.

“Industri menjadi salah satu kekuatan dalam pentahelix dan kedepannya akan menjadi pendukung ekosistem ini, karena ekosistem ini bisa dibentuk apabila ada dukungan dari industri, media, sekolah menengah, kampus dan dukungan juga dari pemerintah” jelas Andri Suryandari.

Dalam kesempatan sebelumnya Wakhyu Priyadi Siswosumarto Corporate Secretary PT Sinergi Gula Nusantara menegaskan komitmen SGN dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia dan pengelolaan human Capital secara berkelanjutan bekerjasama dengan perguruan tinggi dengan tujuan menghasilkan mutual benefit bagi masing-masing dan kemajuan bangsa.

“SGN telah bekerjasama dengan perguruan tinggi, selain program internship, CEO mengajar dan penelitian. Kedepan kami akan meningkatkan kerjasama dengan berbagai stakeholder untuk pengembangan dan inovasi berkesinambungan”, kata Wakhyu.

  • adminadmin
  • October 27, 2023
  • 0 Comments

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani (paling kiri) hadir dalam acara Ngobrol Pagi Seputar BUMN (Ngopi BUMN) yang digelar di Synergy Lounge, Gedung Kementerian BUMN, pada Kamis (25/10). Kredit Foto: Holding Perkebunan

Holding Perkebunan Nusantara terus melakukan berbagai inisiatif strategis guna mendukung transformasi perusahaan secara berkelanjutan. Salah satunya adalah dengan mengoptimalkan peran subholding PalmCo, SugarCo (SGN), dan SupportingCo. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani, dalam acara Ngobrol Pagi Seputar BUMN (Ngopi BUMN) yang digelar di Synergy Lounge, Gedung Kementerian BUMN, pada Kamis (25/10).

Ghani menyampaikan bahwa transformasi yang telah dilakukan PTPN Group selama tiga tahun terakhir memberikan peningkatan kinerja perusahaan yang signifikan. Salah satu keberhasilan tersebut tercermin dari kemampuan perseroan untuk mengkompensasi kerugian yang dialami dalam periode lima tahun sebelumnya.

“Kerugian yang ditimbulkan di 2015-2020 mampu dikompensasi dengan keuntungan tiga tahun terakhir. Dan pemenuhan ke kreditur pun terus berjalan”, ujar Ghani dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya salah satu faktor penjunjang keberhasilan tersebut adalah adanya peningkatan kinerja operasional kelapa sawit sebagai salah satu komoditas utama PTPN Group. Di tahun ini, lanjutnya, produktivitas tandan buah segar (TBS) tercapai sebesar 22,12 ton/hektare, atau meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 21,69 ton/hektare. Peningkatan juga terjadi terhadap crude palm oil (CPO).

“Di tahun ini produktivitas CPO sekitar 5,13 ton/ hektare, sementara di tahun sebelumnya 4,96 ton/hektare”, paparnya.

Dengan berbagai inisiatif strategi dan transformasi ini, Ghani optimis PTPN Group akan terus tumbuh berkelanjutan di masa mendatang.

“Tentunya dukungan dan dorongan dari Kementerian BUMN serta stakeholders terkait akan semakin menguatkan peran PTPN Group sebagai perusahaan perkebunan terbesar di dunia”, ungkap Ghani.

Agenda tersebut juga dihadiri sejumlah narasumber, yakni Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk/Holding Ultra Mikro, Sunarso, dan Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk., Ririek Ardiansyah.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga, mengatakan bahwa transformasi dan aksi-aksi korporasi yang dilakukan PTPN Group, adalah salah satu bagian dari 88 project yang dikerjakan Kementerian BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir.

“Dari seluruh target project, tahun sudah selesai sekitar 90 persen, sehingga kita optimis seluruh project strategis itu bisa kita slesaikan”, ujarnya.

Arya mengatakan, berkat berbagai upaya yang telah dilakukan, Kementerian BUMN tahun lalu mencatatkan dividen terbesar sepenjang sejarah, yakni sekitar Rp80 triliun kepada negara. Sementara tahun depan ditargetkan sekitar Rp84,5 triliun.

“Tentunya ini adalah hasil dari sebuah konsolidasi dan transformasi selama empat tahun”, ujarnya.

  • adminadmin
  • October 27, 2023
  • 0 Comments

PT RPN siap mendukung swasembada gula dengan menyediakan benih unggul bersertifikat melalui kultur jaringan. Kredit Foto: PT RPN

Kementerian Pertanian melalui Dirjenbun mendukung peran PT RPN dalam program Akselerasi Swasembada Gula Nasional dengan menyiapkan benih unggul tebu. Gula merupakan bahan pangan yang krusial dalam sistem rantai produksi pangan. Dalam konteks ekonomi nasional, gula merupakan salah satu komoditas bahan pangan pokok strategis karena penting untuk memenuhi kebutuhan dan kalori bagi masyarakat Indonesia maupun industri makanan dan minuman

“Kami melakukan upaya percepatan melalui sosialisasi, pertemuan, pembinaan, penguatan regulasi, kolaborasi dan kerja sama kepada seluruh stakeholder komoditas tebu. Kementerian Pertanian juga memiliki tugas dalam meningkatkan pembinaan, bimbingan teknis, dan pendampingan kepada petani tebu dalam rangka peningkatan produksi, produktivitas, dan mutu tebu giling yang berdaya saing. Serta meningkatkan akses pendanaan melalui lembaga keuangan kepada petani tebu”, terang Andi Nur Alam Syah Dirjen Perkebunan dalam keterangan tertulis PT RPN.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan target untuk produksi dan swasembada gula di Indonesia. Target itu ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 40/2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel) yang berbunyi “Pencapaian swasembada gula untuk kebutuhan konsumsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (2) diwujudkan paling lambat pada tahun 2028”. PT Riset Perkebunan Nusantara bergerak di berbagai industri komoditas perkebunan. Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) merupakan salah satu unit kerja PT RPN dengan komoditas hasil tebu terbaik berupa benih unggul dan produk hilirisasinya.

“PT RPN siap mendukung swasembada gula dengan menyediakan benih unggul bersertifikat melalui kultur jaringan yang merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tebu serta produksi gula. Dalam kesempatan yang sama juga, Kepala Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) berharap dapat mewujudkan kerja sama dalam penguatan lembaga penelitian, penyedia benih, jasa pengawalan dan penelitian berdasarkan prinsip saling menguntungkan dan memperkuat upaya peningkatan produktivitas perkebunan tebu sehingga tercapainya swasembada gula nasional”, jelas  Dr. Iman Yani Harahap Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara,

Dalam mendukung akselesari program swasembada gula nasional ini, PT RPN melakukan Kerja Sama dengan PT Pabrik Gula Rajawali I, PT Pabrik Gula Rajawali II, dan Gabungan Produsen Gula Indonesia (GAPGINDO) yang diawali dengan penandatanganan MoU pada Rabu (18/10) di Kantor P3GI Kota Pasuruan Jawa Timur.

Kegiatan ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Direktorat Jenderal Perkebunan. Direktorat Jenderal Perkebunan memberikan ruang, dukungan, serta fasilitas kepada PT Riset Perkebunan Gula Indonesia P3GI untuk bekerja sama dengan pelaku usaha yang bergerak pada produksi gula. Hal tersebut ditunjukkan secara nyata dengan melakukan kunjungan ke kantor P3GI, Pasuruan Jawa Timur.

P3GI akan terus berkarya dan mempersiapkan diri dalam mewujudkan program swasembada gula. Kontribusi P3GI sudah diakui oleh pelaku Usaha Pergulaan Dunia.  Selain menjadi satu-satunya Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia di Indonesia juga merupakan Pusat Penelitian Gula Tertua di dunia. Negara-negara produsen besar gula dunia telah menempatkan R&D di garda terdepan bersama P3GI dalam mengawal kesuksesan usaha bisnis gulanya.

  • adminadmin
  • October 27, 2023
  • 0 Comments

Pembenahan jalan bisa mempermudah aktivitas warga. Kredit Foto: PTPN IV

PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Anak Perusahaan Holding PTPN III (Persero) melalui Kebun Balimbingan memberikan bantuan pembangunan rabat beton jalan di Desa Maligas Tongah, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Bantuan ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) PTPN IV Tahun 2023.

“Kami berharap dengan adanya pembenahan jalan bisa mempermudah aktivitas warga setempat sehingga turut meningkatkan perekonomian mereka”, ujar Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan PTPN IV Mulianto melalui keterangan tertulisnya Kamis (26/10).

Sebagai entitas bisnis Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam industri kelapa sawit, PTPN IV memiliki tanggung jawab untuk memperhatikan dan membantu masyarakat di sekitar area operasional perusahaan.

Pemberian bantuan CSR juga merupakan bagian dari dedikasi dan komitmen PTPN IV untuk membantu kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.

“Mari bersama-sama kita jaga jalan yang sudah dibangun ini. Kami memohon doa agar PTPN IV terus menghasilkan laba dan bisa bermanfaat lebih untuk masyarakat,” pungkas Mulianto.

  • adminadmin
  • October 27, 2023
  • 0 Comments

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X melalui anak usahanya PT Energi Agro Nusantara (Enero) berkomitmen penuh mendukung Program Strategis Nasional (PSN) Ketahanan Energi Nasional melalui pengimplementasian bioetanol sebagai bahan bakar kendaraan. Tahun 2023 ini, PT Enero menyiapkan 1.900 Kilo Liter bietanol fuel grade untuk diserap Pertamina sebagai bahan campur untuk Pertamax Green. Saat ini Enero memiliki kapasitas 100 Kilo Liter Per Day (KLPD).

“Saat ini 50% kapasitas pabrik kami optimalkan untuk memproduksi fuel grade, sisanya kami gunakan untuk produksi ENA Grade,” terang Puji Setiyawan Direktur PT Enero dalam keterangan tertulisnya.

Tahun 2024 mendatang, 70% hingga 80% kapasitas PT Enero akan digunakan untuk produksi fuel grade. Peningkatan produksi akan dilakukan seiring dengan besarnya serapan bioetanol dari Pertamina. PT Enero sendiri siap untuk memproduksi bioetanol fuel grade dengan mengoptimalkan kapasitas pabriknya.

“Sampai saat ini, Pertamina baru mengambil 60 Kilo Liter untuk kebutuhan Pertamax Green, sebagai uji coba di beberapa pom bensin di Surabaya dan Jakarta. Harapannya pengambilan bioetanol fuel grade bisa segera dilakukan secara bertahap dan kontinyu, sehingga Pertamax Green bisa segera diaplikasikan,” tambah Puji.

Pencampuran bietanol dalam bahan bakar kendaraan ini sudah diuji keamanannya, sehingga tidak akan merusak mesin kendaraan. Keberhasilan penerapan bioetanol dalam bahan bakar ini sudah dilakukan di beberapa negara seperti Brazil dan Thailand. Bioetanol yang diproduksi PT Enero berasal dari tetes tebu yang dihasilkan oleh pabrik gula, dimana 4 Kilogram tetes dapat menghasilkan 1 Liter Bietanol. Bioetanol sendiri memiliki prospek menjanjikan ke depannya. Pemerintah akan merencanakan pembangunan empat pabrik bioethanol di wilayah Sumatra dan Jawa sampai dengan tahun 2028. Pembangunan pabrik bioetanol ini untuk memenuhi kebutuhan di Indonesia, khususnya sebagai bahan campur untuk Pertamax Green.

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) bersama Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI gelar perpanjangan perjanjian kerja sama tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara di Jakarta Selasa (24/10). Kredit Foto: PTPN III (Persero) Holding Perkebunan Nusantara

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) bersama Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI gelar perpanjangan perjanjian kerja sama tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara di Jakarta Selasa (24/10). Perpanjangan nota kesepahaman tersebut membantu pelaksanaan berbagai aksi korporasi dan penugasan yang diamanatkan kepada PTPN Group.

“Ini adalah upaya kami untuk memastikan setiap aksi korporasi yang dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan terhindar dari risiko hukum yang mungkin timbul di kemudian hari”, ujar Ghani dalam keterangan tertulisnya.

Selanjutnya Ghani mengatakan bahwa selama ini kerja sama PTPN Group dan Jamdatun memberikan kepercayaan diri kepada perusahaan untuk menjalankan aks-aksi korporasi dan upaya mengotimalkan aset-aset negara.

“Kami mengucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Jamdatun beserta jajarannya yang telah membantu PTPN Group selama ini. Khususnya dalam memberikan pertimbangan, pendampingan hukum, dan penanganan permasalahan hukum yang ada di seluruh lingkungan perkebunan nusantara group”, ungkap Ghani.

Kesepakatan ditandatangani oleh Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani dan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung RI, Feri Wibisono, S.H. M.H., C.N. disaksikan oleh Deputi Bidang Hukum dan Perundang-Undangan Kementerian BUMN Robertus Billitea, Asisten Deputi Bidang Industri Perkebunan dan Kehutanan KBUMN Rachman Ferry Isfianto, seluruh direksi, dewan komisaris, serta SEVP PTPN Group.

Adapun, ruang lingkup kerja sama kedua belah pihak tersebut, antara lain mulai dari pemberian bantuan hukum, pemberian pertimbangan hukum, penanganan tindakan hukum, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan kerja sama lain dalam rangka mitigasi risiko hukum, termasuk pencegahan tindak pidana korupsi