Top Tags
  • adminadmin
  • November 3, 2023
  • 0 Comments

Dilansir dari portal berita vibiznews.com, Harga gula di bursa komoditi berjangka New York pada hari Rabu ditutup naik, terpicu kekhawatiran pembatasan ekspor gula Thailand mendorong harga lebih tinggi.

Harga gula kontrak bulan Maret 2024 berakhir naik 1,55% pada 27,51.

Pada hari Selasa, wakil menteri perdagangan Thailand mengatakan negaranya akan mengkategorikan gula sebagai komoditas yang dikendalikan untuk mengendalikan inflasi dan menjaga keamanan pangan, yang berarti bahwa panel peraturan akan diperlukan untuk menyetujui ekspor gula Thailand sebanyak satu ton atau lebih.

Produksi gula yang lebih kecil dari Thailand, eksportir gula terbesar kedua di dunia, memberikan kenaikan harga setelah Thai Sugar Millers Corp pada hari Rabu memproyeksikan produksi gula Thailand pada tahun 2023/24 bisa turun -36% y/y ke level terendah dalam 17 tahun di 7 MMT karena kekeringan parah. Sepanjang tahun ini, curah hujan di Thailand jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan permulaan sistem cuaca El Nino dapat semakin mengurangi curah hujan selama dua tahun ke depan. Thailand adalah produsen gula terbesar ketiga di dunia.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, harga gula akan mencermati penurunan produksi dan rencana pembatasan ekspor gula dari Thailand, yang jika terus berlanjut akan meningkatkan harga gula. Namun perlu dicermati aksi profit taking setelah harga gula baik 2 hari berturut-turut. Harga gula diperkirakan bergerak dalam kisaran Resistance 27,72-28,00. Namun jika turun, akan bergerak dalam kisaran Support 27,28-27,14. (vibiznews)

  • adminadmin
  • November 3, 2023
  • 0 Comments

Dilansir dari website bmkg.go.id, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mewanti-wanti seluruh masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di masa peralihan (Pancaroba) dari musim kemarau ke musim hujan.

“Cuaca ekstrem berpotensi besar terjadi selama musim peralihan. Mulai dari hujan lebat disertai petir dan angin kencang serta hujan es,” ungkap Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam Live Webinar “Kapan Musim Hujan akan Datang?” yang diselenggarakan Institut Teknologi Bandung, Sabtu (28/10/2023).

Dwikorita mengatakan, arah angin bertiup sangat bervariasi, sehingga mengakibatkan kondisi cuaca bisa dengan tiba-tiba berubah dari panas ke hujan atau sebaliknya. Namun, secara umum biasanya cuaca di pagi hari cerah, kemudian siang hari mulai tumbuh awan, dan hujan menjelang sore hari atau malam.

Dwikorita menyebut awan Cumulonimbus (CB) biasanya tumbuh disaat pagi menjelang siang, bentuknya seperti bunga kol, warnanya ke abu-abuan dengan tepian yang jelas. Namun, menjelang sore hari, lanjut Dwikorita, awan ini akan berubah menjadi gelap yang kemudian dapat menyebabkan hujan, petir dan angin.

“Curah hujan dapat menjadi salah satu pemicu bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir bandang dan tanah longsor. Karenanya, kepada masyarakat yang tinggal didaerah perbukitan yang rawan longsor, kami mengimbau untuk waspada dan berhati-hati,” tuturnya.

Dwikorita mengatakan, BMKG memprediksi awal musim hujan 2023/2024 umumnya akan terjadi pada bulan Oktober – Desember 2023 yaitu sebanyak 477 Zona Musim (ZOM) atau 68,2 persen. Sementara puncak musim penghujan umumnya diprakirakan pada bulan JANUARI – FEBRUARI 2024, yaitu sebanyak 385 ZOM (55,1%).

Dibandingkan dengan normal, lanjut dia, awal Musim Hujan 2023/2024 pada 699 Zona Musim (ZOM) di Indonesia diprediksikan MUNDUR sebanyak 446 ZOM (64%), SAMA 56 ZOM (8%), dan MAJU 22 ZOM (3%), semantara 50 ZOM (7%) sudah masuk musim hujan, 12 ZOM (2%) dengan musim hujan sepanjang 2023, dan 113 ZOM (16%) dengan tipe 1 musim sepanjang tahun. Sementara sifat hujan pada periode Musim Hujan 2023/2024 diprakirakan NORMAL 566 ZOM (80,9%), ATAS NORMAL sebanyak 69 ZOM (9,9%), dan BAWAH NORMAL 64 ZOM (9,2%).

Selain kepada masyarakat, Dwikorita juga meminta kementerian/lembaga, pemeritah daerah, dan institusi terkait untuk melakukan langkah mitigasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologis selama musim hujan, terutama di wilayah yang mengalami Sifat Musim Hujan Atas Normal (lebih basah dibanding biasanya). Wilayah tersebut diprediksi mengalami peningkatan risiko bencana banjir dan tanah longsor.

Selain itu, tambah Dwikorita, Pemerintah Daerah diharapkan dapat lebih optimal dalam mengedukasi masyarakat tentang cara menghadapi risiko bencana yang mungkin terjadi selama musim hujan serta pentingnya memperhatikan peringatan dini. “Pemerintah daerah dan sektor terkait juga diharapkan dapat menjadikan informasi Prakiraan Musim Hujan 2023/2024 ini sebagai acuan untuk menyusun rencana Aksi Dini (Early Action), dalam rangka menekan kerugian yang dapat ditimbulkan adanya bencana hidrometeorologis,” pungkasnya. (bmkg)

  • adminadmin
  • November 3, 2023
  • 0 Comments

Dilansir dari web site bmkg.go.id, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengingatkan dampak lanjutan dari kombinasi El Nino dan IOD positif yang menjadi pemicu kekeringan di Indonesia.

Dwikorita menyebut, dampak lanjutan tersebut mempengaruhi sejumlah sektor diantaranya pertanian, sumber daya air, kehutanan, perdagangan, energi, dan kesehatan. Karenanya, pemerintah di seluruh level diharapkan segera mengambil langkah mitigasi dan antisipasi terhadap dampak negatif yang terjadi.

“Hingga Oktober dasarian II, 2023, El Nino moderate (+1.719) dan IOD positif (+2.014) masih bertahan. BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi El-Nino terus bertahan pada level moderat hingga periode Desember 2023-Januari-Februari 2024, sementara IOD Positif akan terus bertahan hingga akhir tahun 2023,” ungkap Dwikorita dalam rapat bersama Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Republik Indonesia, baru-baru ini.

Dampak tersebut, lanjut Dwikorita, yaitu di sektor pertanian dimana prooduksi tanaman pangan terancam mengalami penurunan akibat terganggunya siklus masa tanam, gagal panen, kurangnya ketahanan jenis tanaman atau penyebaran hama yang aktif pada kondisi kering. Di sektor sumber daya air, situasi ini berakibat pada berkurangnya sumber daya air.

Tidak berhenti sampai disitu, tambah Dwikorita, di sektor perdagangan memicu lonjakan harga bahan pangan. Di sekor kehutanan mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan.Di sektor energi, situasi tersebut menekan jumlah produksi energi yang bersumber dari PLTA.

“Sedangkan di sektor ketahanan meningkatkan risiko kesehatan berkaitan dengan sanitasi dan ketersediaan air bersih untuk di konsumsi dan kebersihan. Bagi daerah yang mengalami karhutla, kondisi ini juga dapat berakibat pada polusi udara dan memicu terjadinya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” imbuhnya.

Sementara itu, Dwikorita menyebut bahwa sebagian besar wilayah Indonesia telah mengalami kondisi curah hujan sangat rendah pada Juli, Agustus September dan Oktober 2023 meliputi sebagian besar Sumatera, Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian besar Kalimantan, sebagian besar Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Maluku Utara dan sebagian Papua.

Berdasarkan pantauan BMKG, hingga pertengahan Oktober 2023, sebagian wilayah di Pulau Sumatera bagian Selatan, Jawa, Bali – Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan, Sulawesi Utara dan Sulawesi bagian selatan, Maluku serta Papua bagian selatan telah mengalami Hari Tanpa Hujan berturut-turut antara 21 – 60 hari.

Sedangkan, Hari Tanpa Hujan kategori Ekstrem Panjang dengan HTH lebih dari 60 hari terpantau terjadi di wilayah Lampung, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Di Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, Kalteng, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Papua. Adapun HTH terpanjang tercatat selama 176 hari terjadi di Sumba Timur & Rote Ndao – Nusa Tenggara Timur.

“Situasi ini harus menjadi perhatian kita bersama mengingat sebaran titik panas di Indonesia menunjukkan peningkatan terutama di daerah rawan karhutla. Pulau Kalimantan memiliki titik panas terbanyak dengan tingkat kepercayaan tinggi, diikuti oleh Sumatera bagian selatan, kepulauan Nusa Tenggara, dan Papua Selatan,” tuturnya.

Dwikorita mengungkapkan, terdapat sejumlah strategi yang dapat diambil pemerintah sebagai upaya kesiap-siagaan yaitu, menguatkan manajemen air yang efisien untuk memastikan pasokan air yang cukup untuk pertanian dan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Kedua, menguatkan penyebaran informasi pedoman kepada petani untuk beradaptasi dengan perubahan pola musim dan memilih tanaman yang lebih tahan kekeringan.

Ketiga, menyelenggarakan program penyuluhan dan pelatihan untuk membantu masyarakat dalam mengadopsi praktik pertanian yang lebih tahan terhadap kondisi kekeringan. Keempat, penguatan pengelolaan hutan dan lahan untuk mencegah kebakaran hutan yang dapat dipicu oleh cuaca kering. Kelima, program rehabilitasi ekosistem dan restorasi lahan yang terdegradasi akibat kekeringan atau kebakaran. Sementara strategi keenam yaitu menyusun rencana kesiapsiagaan logistik untuk memastikan pasokan air bersih dan bahan makanan cukup terutama di wilayah yang rentan. Dan, ketujuh, melakukan kampanye kesadaran masyarakat tentang praktik konservasi air dan upaya pengurangan risiko bencana. (bmkg.go.id)

  • adminadmin
  • November 3, 2023
  • 0 Comments

Dilansir dari ANTARA, Kementerian Pertanian mengajak pemerintah daerah untuk ikut menyosialisasikan dan memaksimalkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pertanian sehingga target serapan pada tahun ini bisa dicapai.

Direktur Pembiayaan Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Indah Megahwati mengatakan, sekitar Rp40 triliun KUR pertanian masih belum tersalurkan kepada petani dan pelaku usaha kecil menengah di sektor pertanian. Pemerintah menargetkan KUR pertanian bisa terserap total Rp100 triliun hingga akhir tahun.

“Saat ini kami mempunyai target Rp100 triliun. Yang sudah terserap saat ini (hingga Oktober 2023) sekitar Rp60 triliun sekian,” kata Indah saat dijumpai dalam acara diskusi UMKM di Universitas Indonesia, Depok.

Sektor perkebunan, terutama pada perkebunan tebu dan kelapa sawit, menyerap KUR paling banyak pada tahun ini dibandingkan sektor lainnya seperti tanaman pangan, hortikultura, dan peternakan.

Menurut Indah, tingginya serapan KUR pada sektor perkebunan juga didukung dengan adanya model bisnis dengan tingkat kepercayaan yang sudah terbentuk.

Indah mengatakan realisasi penyaluran KUR pertanian dari tahun ke tahun hampir selalu melampaui dari target. Dia menyebutkan KUR yang tersalurkan pada 2021 mencapai angka sekitar Rp85 triliun dari target Rp70 triliun dan pada 2022 mencapai Rp113 triliun dari target Rp90 triliun.

“Memang ada sedikit penurunan untuk serapan KUR (sektor pertanian) karena kita baru bangkit ekonominya dari yang tadinya untuk mengakses pembiayaan dengan kredit ini cukup besar,” kata Indah.

Meski penyaluran masih cukup rendah, Indah optimis penyaluran KUR bisa maksimal hingga akhir tahun mengingat kondisi ekonomi Indonesia sudah kembali pulih. Apalagi, Kementan juga telah mendorong petani untuk memanfaatkan KUR dan asuransi pertanian sebagai antisipasi kerugian akibat gagal panen karena dampak el nino.(LKBN Antara)

  • adminadmin
  • November 2, 2023
  • 0 Comments

Komitmen PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak perusahaan PTPN Group, melawan narkoba diwujudkan dengan ditandatanganinya Pakta Integritas anti narkoba oleh seluruh karyawan dan dilanjutkan dengan Sosialisasi Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba, Psikotropika & Zat Adiktif oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya Rabu (01/11) di Surabaya.

“Bahaya narkoba sangat dekat dengan lingkungan kita, sehingga perlu meningkatkan kewaspadaan. Untuk itu SGN berkomitmen berperang melawan narkoba, salah satunya diwujudkan dengan penandatangangan komitmen bersama dan Pakta integritas oleh karyawan”, terang Bambang Eko Prasetyo, Senior Executive Vice President Business Support SGN dalam keterangan rilisnya.

Pihaknya menambahkan bahwa upaya melawan narkoba juga sebagai langkah SGN dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas di tahun 2045.  Efek negatif dari penyalahgunaan narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya berpengaruh terhadap kualitas generasi bangsa selanjutnya, sehingga sedini mungkin dilakukan langkah pencegahan.

“Efek negatif dari penyalahgunaan narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya cukup besar terhadap kualitas generasi bangsa, maka manajemen menggandeng BNN Surabaya untuk melakukan sosialisasi di lingkup SGN. Kami berkomitmen mendukung terwujudnya Indonesia Emas dengan mencetak generasi yang berkualitas”, jelas Bambang selanjutnya.

Pihak BNN menyebut penyalahgunaan narkoba telah terbukti merusak masa depan bangsa di berbagai negara, termasuk Indonesia. Oleh karena itu perlu dukungan semua pihak, baik dari masyarakat hingga pemerintah, untuk terus melakukan kampanye pencegahan penyalahgunaan narkotika.

“Hak dan kewajiban masyarakat untuk turut melakukan pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika atau P4GN, salah satunya seperti yang dilakukan oleh SGN hari ini. Gerakan penanggulangan penyalahgunaan narkoba memerlukan upaya yang terpadu dan komprenhensif, untuk itu metode yang paling efektif dan mendasar adalah metode promotif dan preventif. Upaya yang paling praktis serta nyata adalah represif dan upaya yang manusiawi adalah kuratif serta rehabilitatif”, terang Agus Khoirul Huda, Kasubag Umum BNN Kota Surabaya dalam paparannya.

Sosialisasi tersebut dihadiri BNN Surabaya sebagai narasumber dan diikuti seluruh karyawan dan manajemen SGN di Kantor Representatif (RO) Surabaya dan ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama perang melawan narkoba. Sosialisasi tidak hanya dilakukan di RO Surabaya, bahkan sudah dilakukan di semua unit kerja SGN, yaitu 36 pabrik gula yang tersebar di enam provinsi Indonesia.

  • adminadmin
  • October 31, 2023
  • 0 Comments

Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Anak Perusahaannya, PT Perkebunan Nusantara XIII (PTPN XIII) salurkan beasiswa kepada 20 orang mahasiswa Senin (30/10) di Pontianak. Kredit Foto :Rilis PTPN XIII

Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Anak Perusahaannya, PT Perkebunan Nusantara XIII (PTPN XIII) salurkan beasiswa kepada 20 orang mahasiswa Senin (30/10) di Pontianak. Penerima beasiswa tersebut berasal dari 10 kabupaten yang termasuk ke dalam wilayah kerja utama TJSL PTPN XIII yakni dari Universitas Tanjungpura Pontianak, Institut Agama Islam Negeri Pontianak,  Politeknik Negeri Pontianak, Perguruan Tinggi Negeri Kemenkes Banjarmasin, Universitas Palangkaraya, Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Politeknik Negeri Tanah Laut, Universitas Mulawarman Samarinda, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Politeknik Negeri Samarinda, dan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.

“Langkah ini merupakan salah satu bukti upaya PTPN Group untuk terus mengambil peran strategis dalam mendorong peningkatan potensi daerah melalui penyelenggaran program TJSL”, jelas Rizal H. Damanik Direktur PTPN XIII dalam keterangan rilis.

Menurut Rizal, kemampuan, pengalaman, dan sumber daya yang dimiliki PTPN XIII menjadi sumbangsih untuk pengembangan potensi daerah serta kemakmuran masyarakat di sekitar wilayah operasi. PTPN XIII yakin insklusivitas dan kearifan lokal harus tetap dijaga. Selain beasiswa, diberikan pembekalan soft skill yang berguna bagi pengembangan kapasitas seperti wawasan kebangsaan, pelestarian lingkungan dan budaya, sikap toleransi, komunikasi dan kepemimpinan, serta pengembangkan kualitas diri bagi penerima beasiswa.

“PTPN XIII berharap, hal ini dapat membantu para penerima beasiswa untuk menjadi pribadi yang lebih unggul. Mereka juga diharapkan siap menjadi agent of change untuk daerahnya masing-masing. Langkah yang diambil PTPN XIII ini menjadi fokus utama sebagai pilar sosial TJSL. PTPN XIII akan selalu fokus dalam mengembangkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan kualitas pendidikan”, terang Rizal lebih lanjut

Sementara itu, rangkaian Program Pemberian Beasiswa D3-S1 merupakan program lanjutan yang telah digagas sejak 2021 lalu. Hal itu sesuai dengan arahan pemerintah serta rencana pembangunan daerah dan nasional. PTPN XIII percaya, peningkatan akses terhadap pendidikan tinggi dapat meningkatkan kualitas serta kemandirian masyarakat lokal di sekitar operasi perusahaan. Pelaksanaan program yang telah dimulai sejak 2021 tetap dengan melakukan proses seleksi awal penerima beasiswa.

Selama melaksanakan program pemberian beasiswa D3-S1 PTPN XIII juga telah memiliki beberapa pencapaian yaitu mampu meningkatkan akses terhadap pendidikan tinggi di wilayah sekitar operasi Perusahaan.

Beberapa desa di sekitar perusahaan yang mendapatkan manfaat dari program ini adalah Desa Kelompu, Desa Sebuduh, Desa Kampuh, Desa Sungai Mayam, Desa Pemuda, Desa Ambungan, Desa Modang, Desa Lombok, Desa Semuntai, dan Desa Pait

“Melihat manfaatnya yang cukup besar bagi peningkatan pendidikan, program tersebut akan terus dilaksanakan. Hal ini akan mempengaruhi peningkatan kualitas dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang”, tutup Rizal.

  • adminadmin
  • October 31, 2023
  • 0 Comments

PTPN I sebagai Surviving Entity Supporting Co berkomitmen dalam pembangunan pertanian di Indonesia yang lebih baik dan bisa menciptakan ketahanan pangan. Nasional. Kredit Foto: Rilis PTPN I

Holding Perkebunan Nusantara terus bertransformasi, diantaranya membentuk Supporting Co yang terdiri dari PTPN I sebagai Surviving Entity Supporting Co, PTPN II, PTPN VII, PTPN VIII, PTPN IX, PTPN X, PTPN XI, PTPN XII dan PTPN XIV.  

“ Pembentukan Supporting Co juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan di PTPN, dapat memberikan layanan dan dukungan bagi kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis dari PTPN. Dengan adanya Supporting Co, karyawan PTPN akan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi dan kompetisi sehingga dapat mengambil peran yang lebih strategis dalam operasional dan pengembangan bisnis PTPN”, terang M Febriansyah dalam keterangan tertulis yang dikirim.

PTPN I sebagai Surviving Entity Supporting Co berkomitmen dalam pembangunan pertanian di Indonesia yang lebih baik dan bisa menciptakan ketahanan pangan Nasional. Diharapkan Supporting Co dapat mendukung 3 dari 7 prioritas Nasional. Yakni Pertama memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan.  Kedua, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan hasil pembangunan. Ketiga, membangun lingkungan hidup, serta meningkatkan ketahanan atas bencana dan perubahan iklim.

“Supporting Co nantinya menjadi pengelola aset perkebunan PTPN unggul di Indonesia dengan bertujuan menciptakan nilai tambah bagi perekonomian dan mengoptimalkan sumber daya alam berkelanjutan dengan prinsip ramah lingkungan. Pembentukan Supporting Co juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan di PTPN, dapat memberikan layanan dan dukungan bagi kebutuhan operasional dan pengembangan bisnis dari PTPN. Dengan adanya Supporting Co, karyawan PTPN akan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan potensi dan kompetisi sehingga dapat mengambil peran yang lebih strategis dalam operasional dan pengembangan bisnis PTPN”, jelas Febriansyah lebih lanjut.

Pihaknya berharap bisa mewujudkan perusahaan ramah lingkungan melalui pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan, memperhatikan prinsip konservasi lingkungan, kesejahteraan masyarakat dan tata kelola perusahaan yang baik. Sehingga kemakmuran dan kesejahteraan yang dicapai generasi sekarang tidakakan mengorbankan kepentingan generasi mendatang.

“Semoga Supporting Co akan mencapai target lebih besar yang dicanangkan oleh Pemerintah menjadi perusahaan pengelolaan aset perkebunan unggul dan terbaik di Indonesia di masa mendatang yang mampu menjaga ketahanan pangan dan energi”, tutupnya.

Suhendri Direktur PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) (Kiri) menunjukkan naskah kerjasama sesuai menandatangani kesepakatan dalam acara Kick Off Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah Provinsi Jawa Timur Senin (30/10) di Surabaya. Kredit Foto:Rilis SGN

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak perusahan dari PTPN Group, kembali menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan Inovasi berbasis potensi menuju Indonesia Emas dengan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Suhendri Direktur SGN dan Aliridho Barakhbah Direktur PENS dalam acara Kick Off Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah Provinsi Jawa Timur Senin (30/10) di Surabaya.

“SGN mendukung terwujudnya Indonesia Emas di tahun 2045 nanti dengan melahirkan SDM berkualitas melalui kerjasama dengan perguruan tinggi. Kali ini kami menggandeng PENS dan Konsorsium dari 14 Perguruan Tinggi Vokasi”, terang Suhendri dalam keterangan rilisnya.

Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini,  dilakukan kerja sama berupa Riset dan Publikasi bersama, Pelatihan dan Pengembangan SDM, Program Magang, Kerja Praktek, Pengabdian Masyarakat dan Kolaborasi dalam berbagai kegiatan. Termasuk juga dalam kegiatan berbasis ekosistem, terutama di bidang Vokasi.

Andri Suryandari Humas Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah menjelaskan tujuan dari kerjasama yang dilakukan dengan SGN akan menjadi bentuk kekuatan dalam pentahelix dan sebagai suporter dalam kegiatan di Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah. PENS menjadi koordinator serta pengampu dalam Program Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah di Provinsi Jawa Timur.

“Industri menjadi salah satu kekuatan dalam pentahelix dan kedepannya akan menjadi pendukung ekosistem ini, karena ekosistem ini bisa dibentuk apabila ada dukungan dari industri, media, sekolah menengah, kampus dan dukungan juga dari pemerintah” jelas Andri Suryandari.

Dalam kesempatan sebelumnya Wakhyu Priyadi Siswosumarto Corporate Secretary PT Sinergi Gula Nusantara menegaskan komitmen SGN dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia dan pengelolaan human Capital secara berkelanjutan bekerjasama dengan perguruan tinggi dengan tujuan menghasilkan mutual benefit bagi masing-masing dan kemajuan bangsa.

“SGN telah bekerjasama dengan perguruan tinggi, selain program internship, CEO mengajar dan penelitian. Kedepan kami akan meningkatkan kerjasama dengan berbagai stakeholder untuk pengembangan dan inovasi berkesinambungan”, kata Wakhyu.

  • adminadmin
  • October 27, 2023
  • 0 Comments

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani (paling kiri) hadir dalam acara Ngobrol Pagi Seputar BUMN (Ngopi BUMN) yang digelar di Synergy Lounge, Gedung Kementerian BUMN, pada Kamis (25/10). Kredit Foto: Holding Perkebunan

Holding Perkebunan Nusantara terus melakukan berbagai inisiatif strategis guna mendukung transformasi perusahaan secara berkelanjutan. Salah satunya adalah dengan mengoptimalkan peran subholding PalmCo, SugarCo (SGN), dan SupportingCo. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani, dalam acara Ngobrol Pagi Seputar BUMN (Ngopi BUMN) yang digelar di Synergy Lounge, Gedung Kementerian BUMN, pada Kamis (25/10).

Ghani menyampaikan bahwa transformasi yang telah dilakukan PTPN Group selama tiga tahun terakhir memberikan peningkatan kinerja perusahaan yang signifikan. Salah satu keberhasilan tersebut tercermin dari kemampuan perseroan untuk mengkompensasi kerugian yang dialami dalam periode lima tahun sebelumnya.

“Kerugian yang ditimbulkan di 2015-2020 mampu dikompensasi dengan keuntungan tiga tahun terakhir. Dan pemenuhan ke kreditur pun terus berjalan”, ujar Ghani dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya salah satu faktor penjunjang keberhasilan tersebut adalah adanya peningkatan kinerja operasional kelapa sawit sebagai salah satu komoditas utama PTPN Group. Di tahun ini, lanjutnya, produktivitas tandan buah segar (TBS) tercapai sebesar 22,12 ton/hektare, atau meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 21,69 ton/hektare. Peningkatan juga terjadi terhadap crude palm oil (CPO).

“Di tahun ini produktivitas CPO sekitar 5,13 ton/ hektare, sementara di tahun sebelumnya 4,96 ton/hektare”, paparnya.

Dengan berbagai inisiatif strategi dan transformasi ini, Ghani optimis PTPN Group akan terus tumbuh berkelanjutan di masa mendatang.

“Tentunya dukungan dan dorongan dari Kementerian BUMN serta stakeholders terkait akan semakin menguatkan peran PTPN Group sebagai perusahaan perkebunan terbesar di dunia”, ungkap Ghani.

Agenda tersebut juga dihadiri sejumlah narasumber, yakni Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk/Holding Ultra Mikro, Sunarso, dan Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk., Ririek Ardiansyah.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga, mengatakan bahwa transformasi dan aksi-aksi korporasi yang dilakukan PTPN Group, adalah salah satu bagian dari 88 project yang dikerjakan Kementerian BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir.

“Dari seluruh target project, tahun sudah selesai sekitar 90 persen, sehingga kita optimis seluruh project strategis itu bisa kita slesaikan”, ujarnya.

Arya mengatakan, berkat berbagai upaya yang telah dilakukan, Kementerian BUMN tahun lalu mencatatkan dividen terbesar sepenjang sejarah, yakni sekitar Rp80 triliun kepada negara. Sementara tahun depan ditargetkan sekitar Rp84,5 triliun.

“Tentunya ini adalah hasil dari sebuah konsolidasi dan transformasi selama empat tahun”, ujarnya.

  • adminadmin
  • October 27, 2023
  • 0 Comments

PT RPN siap mendukung swasembada gula dengan menyediakan benih unggul bersertifikat melalui kultur jaringan. Kredit Foto: PT RPN

Kementerian Pertanian melalui Dirjenbun mendukung peran PT RPN dalam program Akselerasi Swasembada Gula Nasional dengan menyiapkan benih unggul tebu. Gula merupakan bahan pangan yang krusial dalam sistem rantai produksi pangan. Dalam konteks ekonomi nasional, gula merupakan salah satu komoditas bahan pangan pokok strategis karena penting untuk memenuhi kebutuhan dan kalori bagi masyarakat Indonesia maupun industri makanan dan minuman

“Kami melakukan upaya percepatan melalui sosialisasi, pertemuan, pembinaan, penguatan regulasi, kolaborasi dan kerja sama kepada seluruh stakeholder komoditas tebu. Kementerian Pertanian juga memiliki tugas dalam meningkatkan pembinaan, bimbingan teknis, dan pendampingan kepada petani tebu dalam rangka peningkatan produksi, produktivitas, dan mutu tebu giling yang berdaya saing. Serta meningkatkan akses pendanaan melalui lembaga keuangan kepada petani tebu”, terang Andi Nur Alam Syah Dirjen Perkebunan dalam keterangan tertulis PT RPN.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan target untuk produksi dan swasembada gula di Indonesia. Target itu ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 40/2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel) yang berbunyi “Pencapaian swasembada gula untuk kebutuhan konsumsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (2) diwujudkan paling lambat pada tahun 2028”. PT Riset Perkebunan Nusantara bergerak di berbagai industri komoditas perkebunan. Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) merupakan salah satu unit kerja PT RPN dengan komoditas hasil tebu terbaik berupa benih unggul dan produk hilirisasinya.

“PT RPN siap mendukung swasembada gula dengan menyediakan benih unggul bersertifikat melalui kultur jaringan yang merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil tebu serta produksi gula. Dalam kesempatan yang sama juga, Kepala Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) berharap dapat mewujudkan kerja sama dalam penguatan lembaga penelitian, penyedia benih, jasa pengawalan dan penelitian berdasarkan prinsip saling menguntungkan dan memperkuat upaya peningkatan produktivitas perkebunan tebu sehingga tercapainya swasembada gula nasional”, jelas  Dr. Iman Yani Harahap Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara,

Dalam mendukung akselesari program swasembada gula nasional ini, PT RPN melakukan Kerja Sama dengan PT Pabrik Gula Rajawali I, PT Pabrik Gula Rajawali II, dan Gabungan Produsen Gula Indonesia (GAPGINDO) yang diawali dengan penandatanganan MoU pada Rabu (18/10) di Kantor P3GI Kota Pasuruan Jawa Timur.

Kegiatan ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Direktorat Jenderal Perkebunan. Direktorat Jenderal Perkebunan memberikan ruang, dukungan, serta fasilitas kepada PT Riset Perkebunan Gula Indonesia P3GI untuk bekerja sama dengan pelaku usaha yang bergerak pada produksi gula. Hal tersebut ditunjukkan secara nyata dengan melakukan kunjungan ke kantor P3GI, Pasuruan Jawa Timur.

P3GI akan terus berkarya dan mempersiapkan diri dalam mewujudkan program swasembada gula. Kontribusi P3GI sudah diakui oleh pelaku Usaha Pergulaan Dunia.  Selain menjadi satu-satunya Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia di Indonesia juga merupakan Pusat Penelitian Gula Tertua di dunia. Negara-negara produsen besar gula dunia telah menempatkan R&D di garda terdepan bersama P3GI dalam mengawal kesuksesan usaha bisnis gulanya.